Antam: Harga emas US$1.600 masih aman

JAKARTA: Penurunan harga emas sekitar 3% pada kisaran US$1.720-US$1.740 per ounce seiring resesi ekonomi global dan kejatuhan pasar saham dunia tidak mempengaruhi kinerja PT Aneka Tambang (Antam) Tbk.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 September 2011  |  15:08 WIB

JAKARTA: Penurunan harga emas sekitar 3% pada kisaran US$1.720-US$1.740 per ounce seiring resesi ekonomi global dan kejatuhan pasar saham dunia tidak mempengaruhi kinerja PT Aneka Tambang (Antam) Tbk.

 
Direktur Utama Antam Alwin Syah Loebis mengatakan kemungkinan pergerakan harga emas yang fluktuatif akibat resesi ekonomi global ini wajar dan sudah diprediksi sebelumnya.
 
"Saya melihatnya ini hanya diakibatkan shock saja karena biasanya harga emas semakin bagus saat krisis," tuturnya hari ini.
 
Alwin memperkirakan harga emas bisa terus bergerak menuju US$1.600 per ounce. Namun, menurutnya, kisaran harga emas pada level US$1.600-US$1.700 masih bagus untuk Antam.
 
Alwin menyatakan Antam sendiri hanya menargetkan rata-rata harga emas Antam sebesar US$1.250 per ounce. "Jadi penurunan ini tidak berpengaruh signifikan bagi Antam," ujarnya.
 
Menurutnya, krisis ekonomi global ini tidak banyak mempengaruhi kinerja perseroan secara fundamental. Pihaknya justru mengkhawatirkan gejolak di pasar Korea Selatan, Cina, dan Eropa.
 
Alwin mengatakan pihaknya mengantisipasi penurunan permintaan dari pasar tersebut karena krisis global ini. Dia berharap dapat melewati kondisi ini dan tetap mencatatkan pertumbuhan dari sisi penjualan dan keuntungan tahun ini. (sut)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ahmad Puja Rahman Altiar

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top