Pelemahan IHSG terus berlanjut

JAKARTA: Indeks harga saham gabungan kembali melemah untuk tiga hari berturut-turut yang dibayangi ketidakpastian atas krisis utang Yunani.Selain itu, tingginya valuasi pasar dibandingkan indeks lainnya di bursa regional diyakini mendorong investor melakukan
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 21 September 2011  |  17:46 WIB

JAKARTA: Indeks harga saham gabungan kembali melemah untuk tiga hari berturut-turut yang dibayangi ketidakpastian atas krisis utang Yunani.Selain itu, tingginya valuasi pasar dibandingkan indeks lainnya di bursa regional diyakini mendorong investor melakukan aksi jual.IHSG melemah 54,62 poin atau 1,46% ke level 3.697,49 dimotori oleh sektor keuangan dan barang konsumsi.Transaksi hari ini mencapai 2,82 miliar dengan nilai mencapai Rp3,47 triliun. Investor asing membukukan jual bersih sebanyak Rp585,44 miliar. Sebanyak 177 saham melemah, hanya 42 saham yang menguat. Sebanyak 213 saham tidak mengalami perubahan.Praska Putrantyo, analis PT Infovesta Utama, mengatakan pergerakan IHSG yang terbilang kencang dibandingkan indeks lain di regional mendongkrak valuasi pasar. Aksi jual yang menyebabkan koreksi merupakan mekanisme penyesuaian."Selain itu, bayang-bayang krisis Yunani juga masih menghambat langkah investor. Pilihan untuk menunggu hingga terdapat kepastian apakah Yunani akan terhindar dari gagal bayar banyak dilakukan oleh investor," ujarnya, sore ini.Berdasarkan data Bloomberg, the price to earnings ratio (P/E) IHSG mencapai 16,17 kali, melebihi P/E indeks sebesar 8,67 kali, indeks Straits Times 7,87 kali, dan Kospi 12,86 kali.P/E Bursa Malaysia juga berada di bawah bursa Indonesia, yaitu 7,87 kali. Indeks yang memiliki valuasi melampaui bursa domestik adalah Nikkei 225 yang mencapai 16,42 kali.Saham-saham pemberat indeks pada hari ini di antaranya adalah PT Astra International Tbk yang jatuh 2,06% ke level Rp64.050, PT Bank Central Asia Tbk yang terkoreksi 0,52% ke Rp7.750, PT United Tractors Tbk yang jatuh 3,70% ke level Rp22.150, dan PT Gudang Garam Tbk yang turun 2,57% ke Rp53.100.Saham yang bergerak melawan perlemahan indeks di antaranya adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk yang naik 1,34% ke level Rp7.550, PT Bank Danamon Indonesia Tbk yang naik 1,03% ke Rp4,900, PT Barito Pacific Tbk naik 5,32% ke Rp990 dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang naik 2,94% ke Rp3.500.Indeks BISNIS-27 merosot 1,62% atau 5,12 poin ke 311,42. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top