Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Schroder targetkan dana kelolaan Rp1 triliun

JAKARTA: PT Schroder Investment Management Indonesia, perusahaan manajer investasi berdana kelolaan terbesar, menargetkan dana kelolaan sebesar Rp1 triliun untuk 3 tahun ke depan untuk masing-masing reksa dana pendapatan tetap perseroan yang baru terbit."Itu
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 20 September 2011  |  19:12 WIB

JAKARTA: PT Schroder Investment Management Indonesia, perusahaan manajer investasi berdana kelolaan terbesar, menargetkan dana kelolaan sebesar Rp1 triliun untuk 3 tahun ke depan untuk masing-masing reksa dana pendapatan tetap perseroan yang baru terbit."Itu target biasa untuk setiap reksa dana pendapatan tetap baru, kalau reksa dana saham bisa Rp3 triliun dalam 3 tahun," ujar Direktur Utama Schroder Indonesia Michael Tjandra Tjoajadi kepada pers hari ini.Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), manajer investasi yang sudah berizin dari Bapepam-LK sejak 1997 itu baru menerbitkan reksa dana Schroder Dana Prestasi Dinamis dan Schroder Dana Obligasi Mantap. Kedua reksa dana itu menggunakan jasa dari Citibank sebagai kustodian produknya.Menurut dia, kedua produk baru perseroan ditujukan bagi investor institusi yang biasanya memiliki karakteristik yang berbeda dengan reksa dana yang dijual kepada ritel.Perbedaan reksa dana bagi investor institusi dan ritel biasa umum dilakukan karena investor ritel lebih rentan terhadap penarikan dana berantai dan horizon investasi jangka pendek. Dia mengatakan perseroan sudah mengelola dana sebesar Rp59,9 triliun saat ini. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top