Harga minyak terdorong bursa saham Eropa

WINA: Harga minyak mentah naik untuk pertama kali dalam tiga hari terakhir dipicu menguatnya bursa saham Eropa yang mengisyaratkan krisis utang di kawasan tersebut mereda, sehingga mendorong permintaan bahan bakar. Kontrak berjangka minyak di New
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 September 2011  |  21:01 WIB

WINA: Harga minyak mentah naik untuk pertama kali dalam tiga hari terakhir dipicu menguatnya bursa saham Eropa yang mengisyaratkan krisis utang di kawasan tersebut mereda, sehingga mendorong permintaan bahan bakar. Kontrak berjangka minyak di New York naik 1,4%, menghentikan penurunan lebih dari 4% dalam dua hari sebelumnya. "Sisi penawaran tengah melemah. Hilangnya pasokan Libya masih terjadi, Yaman juga menjadi faktor. Pemulihan ekuitas menjadi pendukung," kata Roland Stenzel, pedagang minyak di E & T Energie Handelsgesellschaft mbh di Wina. Harga minyak mentah untuk pengiriman Oktober di New York Mercantile Exchange naik US$1,21 ke level US$86,91 per barel dan tercatat pada level US$86,91 per barel pukul 11.31 waktu London. Kotrak sempat turun 2,6% kemarin. Sementara itu, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman November naik US$1,84 menjadi US$110,98 per barel di ICE Futures Europe di London. Kontrak kemarin turun 2,7% menjadi US$109,14 per barel. Negara anggota OPEC menilai tingkat harga US$75 per barel bukan sebagai harga yang ideal untuk minyak mentah. Organisasi ini akan mendiskusikan langkah mengatasi penurunan harga melalui tingkat produksi pada Desember. Sekjen OPEC Abdalla El-Badri menegaskan harga minyak tidak akan berubah dari level harga saat ini sampai akhir tahun. Arab Saudi, pengekspor minyak terbesar, mengurangi ekspor dan meningkatkan persediaannya pada Juli. Hal ini menyiratkan bahwa permintaan di seluruh dunia sedang mengalami perlambatan. (01/tw)  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top