Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Nusantara Parahyangan akan stock split

JAKARTA: PT Bank Nusantara Parahyangan berniat menggelar pemecahan nilai saham (stock split) tahun depan, setelah rampungnya penerbitan saham baru dalam rangka rights issue yang masih diproses."Upaya stock split akan disesuaikan agar dapat memenuhi
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 20 September 2011  |  17:10 WIB

JAKARTA: PT Bank Nusantara Parahyangan berniat menggelar pemecahan nilai saham (stock split) tahun depan, setelah rampungnya penerbitan saham baru dalam rangka rights issue yang masih diproses."Upaya stock split akan disesuaikan agar dapat memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam surat Bursa Efek Indonesia yaitu sekurang-kurangnya 100 juta saham atau 35% modal disetor, mana yang lebih kecil," ujar Dirut Bank Nusantara Parahyangan Ritsuo Ando dalam keterbukaan informasi kepada otoritas bursa hari ini.Perusahaan berkode saham BBNP itu saat ini masih dalam proses persetujuan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) untuk meloloskan rencana rights issue senilai total Rp99,96 miliar.Dalam proses penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) itu perseroan berniat menerbitkan 99,96 juta saham baru bernominal Rp500 dan dieksekusi pada posisi Rp1.000.Dana dari rights issue akan digunakan perseoran untuk modal kerja guna memperkuat permodalan yang akan disalurkan. Perseroan awalnya memprediksi proses pengkajian dokumen perseroan akan selesai akhir bulan ini dan dapat mencatatkan saham baru itu di papan bursa pada 14 Oktober.Data otoritas bursa menunjukkan posisi terakhir pemegang saham salah satu bank swasta itu adlaah Acom Co Ltd 60,31%, PT Hermawan Ladang Arta 5,7%, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd 15,2%, PT Hermawan Sentral Investama 9,3%, dan publik 9,49%.Harga saham perusahaan yang dulunya bernama PT Bank Pasar Karya Parahyangan itu masih stagnan di level Rp1.300 sejak awal Februari. (tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top