Harga kontrak tembaga rebound

SEOUL: Harga kontrak tembaga rebound setelah pemimpin Jerman dan Prancis menyatakan dukungan untuk Yunani. Hal ini mengurangi kekhawatiran krisis utang Eropa akan mengganggu permintaan komoditas itu. Harga tembaga untuk pengiriman dalam tiga bulan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 September 2011  |  15:03 WIB

SEOUL: Harga kontrak tembaga rebound setelah pemimpin Jerman dan Prancis menyatakan dukungan untuk Yunani. Hal ini mengurangi kekhawatiran krisis utang Eropa akan mengganggu permintaan komoditas itu. Harga tembaga untuk pengiriman dalam tiga bulan di London Metal Exchange (LME) naik 1,1% menjadi US$8.727 per ton dan diperdagangkan pada level US$8.668 pada 02.33 waktu Tokyo. Logam ini menyentuh harga US$8.590 pada 14 September 2011, terendah sejak 11 Agustus 2011. Angela Merkel dan Nicolas Sarkozy, pemimpin dua negara ekonomi terbesar di Eropa tersebut, mengeluarkan pernyataan setelah berbicara dengan PM Yunani George Papandreou melalui telepon. Papandreou berkomitmen memenuhi target pengurangan defisit sebagai syarat penyelamatan utangnya. Di Asia, Wakil ketua Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional Zhang Xiaoqiang dalam situs Caijing melaporkan China bersedia membeli obligasi negara-negara yang terkena krisis utang. Hal ini kembali menumbuhkan optimisme pasar terhadap harga komoditas.   Hwang Il Doo, senior trader di Korea Exchange Bank Futures Co menuturkan seluruh pasar komoditas berada di bawah pengaruh krisis utang Eropa. Saat ini, Doo menilai ada optimisme pasar setelah penyataan dua pimpinan dari Jerman dan Prancis tersebut menjadi pemberitaan. "Tak hanya itu, persoalan buruh kerja [pertambangan tembaga] di Indonesia dan Peru juga mendukung fluktuasi pasar tembaga," ujar Doo di Seoul seperti dikutip Bloomberg, hari ini.(01/tw) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top