Medco Energi belanja eksplorasi Rp73,6 miliar

JAKARTA: PT Medco Energi International Tbk telah menghabiskan dana US$8,6 juta (sekitar Rp73,6 miliar) untuk membiayai kegiatan eksplorasi di Blok Bengara PSC, Rimau PSC, serta South & Central Sumatra PSC per Agustus 2011.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 13 September 2011  |  13:28 WIB

JAKARTA: PT Medco Energi International Tbk telah menghabiskan dana US$8,6 juta (sekitar Rp73,6 miliar) untuk membiayai kegiatan eksplorasi di Blok Bengara PSC, Rimau PSC, serta South & Central Sumatra PSC per Agustus 2011.

Berdasarkan Laporan Eksplorasi Agustus yang dilayangkan Medco kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), hanya Blok South & Central Sumatra yang telah menghasilkan dari ketiga blok yang pengerjaannya telah dimulai sejak pertengahan tahun ini tersebut.
 
Sejak kegiatan eksplorasi  di Blok South & Central Sumatra dimulai pada 11 Juli 2011, blok yang telah menghasilkan itu telah menghabiskan dana hingga US$1,6 juta (Rp13,7 miliar). Perseroan menargetkan pengeboran sedalam 4.730 kaki MD di blok tersebut.
 
Adapun blok Rimau yang terletak di Musi Banyu Asin, Sumatra Selatan, belum juga memberikan hasil. Melalui anak usahanya, PT Medco E & P, Medco telah mengambil alih kepemilikan atas blok tersebut dari Exxon dan Mobil Oil sejak 1995.
 
Kegiatan Eksplorasi di blok yang semula dikelola oleh PT Stanvac Indonesia tersebut telah menghabiskan US$26.831 (Rp5,5 miliar) hingga Agustus 2011. Namun demikian, Perseroan berencana tetap melanjutkan survei topografi dan parameter test karena kontrak atas blok tersebut telah diperpanjang hingga 2023.
 
Blok Bengara PSC yang terletak di timur laut Kalimantan juga belum memberikan hasil. Padahal, Medco telah mengambil alih kepemilikan atas blok tersebut sejak 1999 dari PT Petroner Bengara Energy.
 
Hingga akhir Agutus 2011 Medco telah menghabiskan US$6,2 juta (Rp53,03 miliar) untuk membiayai kegiatan eksplorasi di blok tersebut. Saat ini, perseroan bekerjasama dengan Salamander Energy untuk mengelola blok Bengara hingga 2029 dengan target kedalaman akhir pengeboran hingga 4.535 kaki MD. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ahmad Puja Rahman Altiar

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top