Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga tembaga meroket

SHANGHAI: Harga tembaga meroket setelah data menunjukkan impor China rebound ke level tertinggi sejak Januari 2011 dan spekulasi bahwa Amerika Serikat akan mengumumkan langkah lain untuk menopang pemulihan ekonominya. Harga tembaga untuk 3 bulan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Agustus 2011  |  12:41 WIB

SHANGHAI: Harga tembaga meroket setelah data menunjukkan impor China rebound ke level tertinggi sejak Januari 2011 dan spekulasi bahwa Amerika Serikat akan mengumumkan langkah lain untuk menopang pemulihan ekonominya. Harga tembaga untuk 3 bulan di London Metal Exchange naik 1,2% menjadi US$8.820 per metrik ton dan diperdagangkan di level US$8.788,50 pada pukul 12.34 waktu Shanghai.Sebelumnya, kontrak sempat turun 1,2% kemarin setelah terjadi penurunan 10% dalam tiga minggu terakhir. Kontrak pengiriman November di Shanghai Futures Exchange naik 0,5% menjadi 66.230 yuan (US$10.353) per ton. Data pabean China menunjukkan impor tembaga, seng, dan timah pada Juli 2011 meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan berada di atas rata-rata year-to-date.   Pengiriman logam dasar meningkat dalam bulan kedua menjadi 194.280 ton dan keping tembaga tumbuh 432.317 ton, level tertinggi sejak Desember."Pertumbuhan yang kuat dalam hasil produksi olahan domestik melukiskan gambaran yang kuat dari permintaan logam di China," kata Gayle Berry, analis Barclays Capital seperti dikutip Bloomberg. Berdasarkan Biro Statistik Nasional, produksi tembaga China naik 18% dari tahun sebelumnya menjadi 478 ribu ton pada Juli 2011. (Lavinda/ea)  


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Marissa Saraswati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top