Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nikkei hanya naik tipis 0,1%

TOKYO: Indeks Nikkei 225 Stock Average pagi ini naik tipis 0,1% menjadi 9.635 setelah bank sentral Amerika Serikat (The Fed) memangkas prediksi pertumbuhan negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut.Harga saham Kyocera Corp, produsen ponsel
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Juni 2011  |  02:02 WIB

TOKYO: Indeks Nikkei 225 Stock Average pagi ini naik tipis 0,1% menjadi 9.635 setelah bank sentral Amerika Serikat (The Fed) memangkas prediksi pertumbuhan negara dengan perekonomian terbesar di dunia tersebut.Harga saham Kyocera Corp, produsen ponsel dengan penjualan lebih dari 20% di AS, turun 1,2%. Nikon Corp, produsen kamera dengan pasar terbesarnya di Amerika Utara, mencatat penurunan harga saham 4,2%. Harga saham Isuzu Motors Ltd meningkat 4% setelah keluar prediksi pertumbuhan labanya."Kondisi saham tidak dapat dipisahkan dengan ekonomi AS, tetapi perlu waktu untuk menilai apakah ekonomi akan lebih memburuk," ujar Mitsushige Akino dari Ichiyoshi Investment Management Co.Kenaikan tipis indeks Nikkei tersebut terjadi setelah sempat turun 0,8%. Indeks Topix meningkat 0,1% jadi 829,50 setelah berfluktuasi sekitar lima kali. Indeks melemah 11% sampai kemarin sejak 10 Maret sebelum terjadi gempa bumi dan tsunami yang merusak wilayah pantai timurlaut Jepang.Pelemahan itu menekan valuasi dalam Topix menjadi 1,2 kali nilai buku dibandingkan dengan 2,17 kali pada Indeks Standard & Poors 500 dan 1,55 kali pada Indeks Stoxx Europe 600. Sekitar dua pertiga dari 1.671 perusahaan yang masuk dalam Topix diperdaganggkan lebih kecil dari nilai buku. (tw)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top