Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG jeda siang tersandung 0,37% dipimpin Astra

JAKARTA: IHSG sesi I ditutup turun 14,13 poin atau 0,37% ke posisi 3.811,69 saat jeda siang ini dari level penutupan kemarin di 3.825,82.Indeks harga saham gabungan bergerak pada rentang 3.806,14 - 3.829,81.Dari 426 saham perusahaan yang menopang indeks,
News Editor
News Editor - Bisnis.com 09 Juni 2011  |  05:08 WIB
Bagikan

JAKARTA: IHSG sesi I ditutup turun 14,13 poin atau 0,37% ke posisi 3.811,69 saat jeda siang ini dari level penutupan kemarin di 3.825,82.Indeks harga saham gabungan bergerak pada rentang 3.806,14 - 3.829,81.Dari 426 saham perusahaan yang menopang indeks, hanya 54 di antaranya yang menguat, sementara 133 lainnya tertekan dan 239 sisanya belum bergerak.Sejumlah saham yang memotori penurunan indeks dengan mengontribusi negatif adalah Astra International sebesar 2,85 poin, lalu Bank Mandiri 2,71 poin, Perusahaan Gas Negara 2,14 poin, dan Gudang Garam 1,47 poin.Saham-saham yang menahan laju penurunan indeks dengan memberi kontribusi positif adalah Bank Central Asia sebesar 1,43 poin, lalu Bumi Resources 1,22 poin, Sinar Mas Multi 0,53 poin, dan Bank Negara Indonesia 0,54 poin.Sebanyak delapan dari sembilan indeks sektoral yang ada di BEI memberikan kontribusi negatif dipimpin oleh sektor infrastruktur dan utilitas sebesar 25,20%, lalu aneka industri 20,18%, pertambangan 17,91%, consumer goods 15,51%, finansial 15,24%, industri dasar dan kimia 6,47%, jasa dan perdagangan 4,11%, serta konstruksi dan properti 3,79%.Sementara itu, Indeks BISNIS-27 juga ditutup melemah 1,69 poin atau 0,51% ke level 327,23 siang ini dari posisi 328,91 kemarin. BISNIS-27 bergerak pada rentang 326,43 - 329,12. (er)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top