BUMN keuangan 'dipaksa' beli SUN

JAKARTA: Sejumlah BUMN di bidang jasa keuangan dan asuransi akan dimobilisasi untuk menstabilkan harga surat utang negara (SUN) 2011.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Desember 2010  |  10:32 WIB

JAKARTA: Sejumlah BUMN di bidang jasa keuangan dan asuransi akan dimobilisasi untuk menstabilkan harga surat utang negara (SUN) 2011.

Deputi Menteri BUMN Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan, Parikesit Suprapto mengatakan pihaknya sudah meneken MoU dengan Kementerian Keuangan terkait dengan upaya stabilisasi harga SUN."Kami belum menentukan BUMN yang akan terlibat dalam pembelian SUN ini. Yang jelas BUMN seperti halnya asuransi akan kami siapkan untuk membantu stabilisasi harga," ujarnya hari ini.Sementara itu, Dirjen Pengelolaan Utan Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto mengatakan tahun depan pemerintah akan melelang SUN sebesar Rp200,6 triliun pada 2011 untuk membiayai APBN.Menurut dia, kerjasama dengan BUMN keuangan hanya untuk berjaga-jaga agar harga stabil. Dia memperkirakan kondisi perekonomian tahun depan akan mengalami perbaikan dari tahun ini."Meskipun perkiraan perekonomian baik pada 2011, namun kami perlu berjaga-jaga agar harga SUN stabil," ujar Rahmat.Sejumlah pengamat ekonomi memperkirakan SUN 2011 akan didominasi kalangan asing karena kian terbukanya sikap pemerintah terhadap investor asing.Semakin banyaknya dana asing yang masuk ke pasar perdagangan Indonesia maka risiko yang dialami para pemegang saham lebih besar. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top