Saham Eropa terus menanjak jelang penutupan tahun

LONDON: Saham Eropa menanjak dengan Indeks Stoxx Europe 600 yang ditutup pada level tertinggi sejak September 2008, terkait spekulasi ekonomi dunia yang terus tumbuh.Skanska AB, perusahaan pengembang terbesar di wilayah Nordic ini, mengalami aksi reli
Yusuf Waluyo Jati
Yusuf Waluyo Jati - Bisnis.com 30 Desember 2010  |  00:43 WIB

LONDON: Saham Eropa menanjak dengan Indeks Stoxx Europe 600 yang ditutup pada level tertinggi sejak September 2008, terkait spekulasi ekonomi dunia yang terus tumbuh.Skanska AB, perusahaan pengembang terbesar di wilayah Nordic ini, mengalami aksi reli 2,2% setelah menjual saham perusahaan gabungannya di Chili. Hochschild Mining Plc turut melambung 3,4% yang terpacu atas aksi perusahaan tambang asal London ini menandatangani usaha gabungan di Peru.Indeks Stoxx 600 menanjak 0,3% menjadi 280,63 yang ditutup pada pukul 4.30 p.m, London dengan lebih dari dua saham naik untuk setiap satu saham yang jatuh. Indeks yang telah mencapai 10% di tahun ini, pekan lalu menutup kenikan mingguan terpanjang sejak April dan memangkas kerugian sejak kebangkrutan Lehman Brothers Holdings Inc. pada September 2008. Aksi reli saham tahun ini dipengaruhi lonjakan laba perusahaan dan aksi bank sentral yang menambah kekhawatiran atas kemungkinan krisis utang Eropa menekan pemulihan ekonomi."Firasat kami, laju pertumbuhan ekonomi industri AS tengah melonjak dan kepercayaan perusahaan turut naik," ungkap Andrew Dalton, yang mengawasi US$1,8 miliar dan bertindak sebagai chief investment officer di Dalton Strategic Partnership, London. "Bursa saham masih relatif murah."ProSiebenSat.1 Media AG and Weir Group Plc telah membukukan kenaikan tertinggi di Indeks Stoxx 600 tahun ini yang melampaui estimasi laba. Sebaliknya, National Bank of Greece SA dan Bank of Ireland menjadi pemain terburuk menyusul aksi bailout Uni Eropa terhadap dua negara tersebut. (t01/msw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top