Centrin divestasi saham

JAKARTA: Kepemilikan saham PT Centrin Inti Utama di PT Centrin Online Tbk tergerus 53,64% dari 77,68% menjadi 24,04% dan mengantongi Rp50,90 miliar dari transaksi pelepasan saham tersebut.Direktur Centrin Online Sun Jen Tjin, dalam keterbukaan informasi
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Desember 2010  |  06:19 WIB

JAKARTA: Kepemilikan saham PT Centrin Inti Utama di PT Centrin Online Tbk tergerus 53,64% dari 77,68% menjadi 24,04% dan mengantongi Rp50,90 miliar dari transaksi pelepasan saham tersebut.Direktur Centrin Online Sun Jen Tjin, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, pada hari ini menyebutkan divestasi saham ini bertujuan untuk memenuhi keperluan dana internal Centrin Inti Utama.Transaksi pelepasan saham terjadi Selasa, 28 Desember 2010. Sebanyak 138,04 juta lembar saham dilepas dengan harga Rp165 per lembar kepada Legacy Investments S.A.R.L yang berkedudukan di Singapura. Pembeli lainnya adalah Modern Access Technologies Inc yang berdomisili di British Virgin Island yang menerima 112,94 juta lembar saham dengan harga Rp165.Sebanyak 57,51 juta lembar saham yang juga dilepas dengan harga Rp165 dilepas kepada Omni Potent Ventures Capital Ltd yang berkedudukan di British Virgin Islands. Setelah penjualan saham tersebut, maka kepemilikan saham CIU menjadi 24,04%, papar Sun.Legacy Investmens S.A.R.L kini menguasai Centrin Online sebanyak 24%, Modern Access Technologies Inc 19,64%, dan Omni POtent Ventures Capital Ltd 10%.Dia mengklaim tidak terjadi perubahan pengendalian karena Centrin Inti Utama masih memegang kendali Centrin Online. Para pihak pemegang saham baru kepemilikannya tidak melebihi 50% dan ketiga pihak pemegang saham baru tersebut baik langsung atau tidak langsung tidak memiliki hubungan satu sama lainnya, ujar Sun.Centrin Online bergerak di bidang penyediaan layanan Internet. Saham perseroan dengan kode CENT pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini stagnan di level Rp171.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top