IPO Bumi Kencana Eka Sakti masih dibahas

JAKARTA: PT Dian Swastatika Sentosa Tbk masih mempertimbangkan kebutuhan dana serta kondisi pasar modal pada 2011, sebelum melakukan initial public offering (IPO) anak usahanya PT Bumi Kencana Eka Sakti.
Yanto Rachmat Iskandar | 26 Desember 2010 09:55 WIB

JAKARTA: PT Dian Swastatika Sentosa Tbk masih mempertimbangkan kebutuhan dana serta kondisi pasar modal pada 2011, sebelum melakukan initial public offering (IPO) anak usahanya PT Bumi Kencana Eka Sakti.

Sekretaris Perusahaan Dian Swastatika Sentosa Heri Santoso mengatakan pembicaraan IPO Bumi Kencana Eka Sakti masih dibicarakan oleh manajemen dan perseroan belum memutuskan porsi saham yang akan dilepas melalui aksi korporasi tersebut.

Kita akan lihat dulu kebutuhan dan kondisi pasarnya, kalau market mendukung kemungkinan tahun depan bisa IPO, ujarnya kepada wartawan, pekan lalu.

Bumi Kencana Eka Sakti, holding perusahaan pertambangan yang 100% sahamnya dikendalikan oleh Dian Swastatika Sentosa dikabarkan akan IPO paling lambat kuartal I/2011.

Grup usaha Sinarmas ini memiliki enam anak usaha yang bergerak di industri pertambangan, diantaranya PT Trisula Kencana Sakti, PT Wahana Alam Lestari, PT Manggala Alam Lestari, PT Nusantara Indah Lestari, dan PT Kuansing Inti Makmur,

Kontribusi pendapatan dari lini bisnis pertambangan batu bara mencapai 42% atau senilai US$65,8 juta dari seluruh penerimaan perseroan yang tercatat sebesar US$156,68 juta sampai dengan kuartal III/2010.

Direktur Utama PT Sinarmas Sekuritas Kokaryadi Chandra sempat menyampaikan pihaknya mengincar sebagai penjamin emisi dari 34 perusahaan yang akan menyelenggarakan penawaran umum saham perdana pada 2011 dengan nilai penjaminan lebih dari Rp1 triliun.

Perusahaan sekuritas tersebut akan menangani IPO perusahaan yang berada di bawah kendali Sinarmas Grup maupun diluar grup usaha tersebut.

Salah satu perusahaan yang dia sebutkan tengah dalam proses IPO yakni Bumi Kencana Eka Sakti.

Saat ini yang sudah masuk pipeline kami PT Bumi Kencana Eka Sakti, anak usaha Sinarmas yang bergerak di bidang pertambangan. Mungkin di kuartal pertama 2011 sudah bisa IPO, katanya.

Senada dengan Heri, dia belum bersedia menjelaskan secara rinci jumlah saham yang akan dilepas serta dana yang diincar perusahaan tersebut dari pasar modal.

Namun, Kokaryadi memperkirakan nilai IPO Bumi Kencana Eka Sakti di atas Rp1 triliun.

Mungkin di atas Rp1 triliun, tapi pastinya belum bisa dijelaskan. Saat ini proses strategic partner-nya masih kita siapkan, ungkapnya. (mrp)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup