Harga minyak sentuh tertinggi 2 tahun

NEW YORK: Harga minyak mentah naik ke level tertinggi dalam 2 tahun karena meningkatnya kepercayaan konsumen AS ke level tertinggi 6 bulan, mengindikasikan permintaan bahan bakar di negara konsumen minyak terbesar itu bakal naik.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Desember 2010  |  23:44 WIB

NEW YORK: Harga minyak mentah naik ke level tertinggi dalam 2 tahun karena meningkatnya kepercayaan konsumen AS ke level tertinggi 6 bulan, mengindikasikan permintaan bahan bakar di negara konsumen minyak terbesar itu bakal naik.

Minyak naik 1,1% setelah indeks final sentimen konsumen Thomson Reuters/University of Michigan untuk Desember naik menjadi 74,5 dari 71,6 pada November.AS menaikkan belanja pada November yang merupakan bulan kelima berturut-turut dan sejumlah perusahaan meningkatkan pesanan peralatan, menandakan pemulihan ekonomi mulai terakselerasi."Data hari ini mendukung ekonomi dan mendorong pasar minyak. Kami ingin bergerak lebih tinggi sepanjang pekan, baik karena meningkatnya pasar saham atau prospek ekonomi yang membaik," kata Peter Beutel, Presiden Cameron Hanover Inc., perusahaan konsultan perdagangan di New Canaan, Connecticut.Minyak mentah untuk pengiriman Februari naik US$1,03 menjadi US$91,51 per barel di New York Mercantile Exchange, yang merupakan penutupan tertinggi sejak 3 Oktober 2008. Harga tersebut meningkat 15% tahun ini. Lantai perdagangan berakhir pada pukul 1.30 hari ini, atau satu jam lebih lebih awal dari waktu normal.Minyak mentah jenis brent untuk pengiriman Februari naik 60 sen atau 0,6% menjadi US$94,25 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Kontrak tersebut ditutup di level tertinggi sejak 1 Oktober 2008.Pembelian minyak untuk sektor rumah tangga naik 0,4% pada November setelah naik 0,7% Oktober lalu, atau hampir dua kali lebih besar daripada perkiraan sebelumnya, kata laporan Departemen Perdagangan hari ini. Pendapatan naik 0,3%.(t06/er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top