Harga kapas melemah

BANGKOK: Harga kapas untuk kontrak berjangka di bursa New York, ICE Futures, jatuh disebabkan investor menggelar aksi jual untuk mengambil untung.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Desember 2010  |  11:38 WIB

BANGKOK: Harga kapas untuk kontrak berjangka di bursa New York, ICE Futures, jatuh disebabkan investor menggelar aksi jual untuk mengambil untung.

Langkah tersebut ditempuh oleh investor setelah harga kapas naik ke level tertinggi sepanjang masa pada 21 Desember yang mencapai US$1,5912 per pon. Jumlah 1 pon setara dengan 0,5 kg.

Hari ini, harga kapas untuk kontrak pengiriman Maret tahun depan melemah 6 sen dolar AS menjadi US$1,4812 per pon.

Pada level ini, kami berharap permintaan mulai agak rasional, ujar Wayne Gordon Senior Analis Rabobank Groep NV seperti dikutip Bloomberg, hari ini.

Broker Samsung Futures Inc Jongyoun Chung menambahkan penjualan menjelang liburan Natal dan Tahun Baru juga mendorong penurunan harga.

Harga komoditas tersebut tumbuh dua kali lipat pada tahun ini. Data Departemen Pertanian US menunjukkan ekspor kapas dari lahan kering, yang merupakan pengirim terbesar di dunia, pada pekan yang berakhir 9 Desember jatuh 35% dari pekan sebelumnya.

Namun, muncul spekulasi pasokan global akan cukup untuk memenuhi kenaikan permintaan dari China, konsumen terbesar di dunia.

Permintaan China diperkirakan akan melebihi pasokan sebanyak 17 juta bal sampai dengan 31 Juli. Jumlah 1 bal setara dengan 217,72 kg. Stok di AS diperkirakan akan terjun selama tiga tahun berturut-turut ke level terendah sejak 1960.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top