Bapepam-LK belum beri izin rights issue Indocitra

JAKARTA: Agenda PT Indocitra Finance Tbk untuk menggelar penawaran umum terbatas (PUT/rights issue) senilai Rp3,6 triliun masih tertunda karena belum didapatkannya pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).
News Editor | 22 Desember 2010 06:31 WIB

JAKARTA: Agenda PT Indocitra Finance Tbk untuk menggelar penawaran umum terbatas (PUT/rights issue) senilai Rp3,6 triliun masih tertunda karena belum didapatkannya pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

Hal itu terungkap berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Bisnis di lokasi penyelenggaraan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan siang ini.

Sumber Bisnis mengungkapkan RUPSLB lanjutan yang mengagendakan rights issue akan digelar pada 30 Desember. "Nanti akan RUPSLB lagi," ujarnya, hari ini.

Sumber Bisnis lain menyebutkan perseroan sudah mendapatkan persetujuan direksi dan perubahan anggaran dasar dari lini bisnis pembiayaan yang digeluti, terkait dengan rencana akuisisi Amstelco Plc, sebuah perusahaan investasi migas yang didirikan di Inggris.

Komisaris perseroan yang rencananya diganti semua adalah Rusman, Mansyur, dan Tarcicius Lamury. Penggantinya adalah Noke Kiroyan, Agus Widjojo, dan Marzuki Darusman.

Selanjutnya, pergantian direksi adalah dari sebelumnya Yayah Diasmoro, Hoemar Putranto dan Dedet Yandrinal menjadi Robert Bonnier, Didit Hadiatno, Dody Nawangsidi, dan Robert Huptje.

Bisnis berusaha menemui jajaran manajemen Indocitra namun staf Indocitra mengatakan baik direksi perseroan yang lama ataupun yang baru sudah tidak ada di tempat, padahal belum ada pejabat emiten berkode saham yang meninggalkan ruangan.

Rencananya, sebagian besar dana dari rights issue, senilai Rp3,51 triliun, siap diserap oleh Amco Plc, sebuah perusahaan Inggris yang baru didirikan sebelum prospektus ringkas terakhir tentang rencana rights issue itu dipublikasikan.

Pemilik saham lama yang berkomitmen untuk menyerap sisa saham perseroan yang akan diterbitkan adalah Mador Investments Ltd. Mador akan menggunakan dana sebesar Rp87,85 miliar untuk membeli saham baru Indocitra.

Selain Mador, yang kepemilikan awalnya sebesar 30%, pemegang saham lama Indocitra adalah PT lnkapita Partners sebesar 48,84% dan publik sebesar 21,17%. Setelah aksi korporasi itu, dengan asumsi tidak ada pemegang saham lama yang mengeksekusi haknya, komposisi akan terdiri dari Amco sebesar 94,41%, lnkapita 1,58%, Mador 3,33%. dan publik 0,66%.(mmh)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup