Target penjualan Bumi Serpong terlampaui

JAKARTA: PT Bumi Serpong Damai Tbk melampaui target penjualan sebesar Rp2 triliun pada pertengahan Desember 2010.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Desember 2010  |  08:40 WIB

JAKARTA: PT Bumi Serpong Damai Tbk melampaui target penjualan sebesar Rp2 triliun pada pertengahan Desember 2010.

Saat ini angka penjualan emiten dengan kode saham BSDE ini sudah mencapai Rp2,2 triliun. Penyumbang terbesar angka penjualan tersebut masih didominasi oleh produk perumahan yang mencapai hampir 70% dari total penjualan, sisanya sebesar 30% berasal dari produk komersial.

Produk perumahan unggulan dari Bumi Serpong terdiri dari sub cluster yang berada di Foresta dan the Icon serta de Park yang baru diluncurkan akhir bulan lalu.

"Tingkat penjualan yang diatas target diakibatkan oleh kuatnya penjualan produk residensial. Properti BSD City sangat diminati konsumen dikarenakan telah dikembangkan secara utuh, dilengkapi dengan fasilitas layaknya kota besar. Infrastruktur dan akses yang kami kembangkan merupakan fitur utama dalam proyek kami," kata Harry Budi Hartanto, Presiden Direktur Bumi Serpong Damai dalam siaran pers siang ini.

Dia menyebutkan untuk mendukung pengembangan lebih lanjut dari BSD City, pada 2011 perseroan telah menyiapkan dana hingga Rp1,6 triliun sebagai development cost untuk pengembangan BSD City yang kini sudah memasuki tahap kedua.

Saat ini, BSD City telah dilengkapi dengan rumah sakit, universitas, kawasan komersial dan kawasan industri sebagaimana layaknya kota besar di Indonesia. Belum lama ini BSD juga mendapatkan dua FIABCI Indonesia BNI Prix dExcellence Awards 2010 yaitu sebagai Master Plan terbaik dan Low Rise Residential kategori Rumah Mewah terbaik.

Bumi Serpong membangun BSD City di atas lahan dengan izin lokasi seluas 5.950 ha. Saat ini Tahap 1 BSD City seluas 1.500 ha sudah dalam tahap penyelesaian dan BSD City sudah memasuki pengembangan Tahap 2 seluas 2.000 ha yang ditargetkan selesai pada 2020. Selanjutnya Bumi Serpong akan mengembangkan BSD City Tahap 3 seluas 2.450 hektare.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top