Koreksi indeks diyakini sesaat

News Editor | 19 Desember 2010 13:28 WIB

JAKARTA: Koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terjadi sejak Senin hingga Kamis pekan lalu diyakini hanya merupakan koreksi minor sesaat yang akan dimanfaatkan para investor untuk memindahkan portofolio.

Edwin Sebayang, Kepala Riset PT Bhakti Securities, mengatakan koreksi yang terjadi akibat aksi ambil untung merupakan hal yang sehat. Penurunan indeks juga digerakkan oleh perpindahan investasi dari portofolio saham yang dinilai kurang memberikan hasil yang optimal ke sektor yang memiliki prospek lebih cerah.Edwin melihat fund manager dan investor mulai meninggalkan saham-saham sektor telekomunikasi dan infrastruktur menuju saham-saham sektor komoditas, khususnya metal, batu bara, dan minyak sawit mentah. Kendati terjadi aksi jual oleh investor asing, Edwin mengatakan dana investasi tersebut tetap bertahan di Indonesia."Mereka hanya mengeluarkannya dari bursa, tapi bertahan dan tidak keluar dari dalam negeri. Kalau benar-benar dana asing itu meninggalkan Indonesia, pasti koreksi yang terjadi selama pekan lalu sekitar Rp2 triliun berpengaruh terhadap nilai tukar dolar ke rupiah. Tapi rupiah bertahan di kisaran 9.035," ujarnya, hari ini.Edwin justru menyarankan para investor untuk memanfaatkan koreksi indeks dan masuk ke pasar karena proyeksi IHSG ke depan tetap menjanjikan. "Tak ada yang perlu dikhawatirkan karena makro ekonomi bagus, rata-rata earnings juga bagus. Saya masih sangat optimistis performa bursa pada 2011 akan lebih baik," tuturnya.Indeks pada akhir tahun diproyeksi berada di level 3.750-3.800. Adapun, pada tahun depan, bursa diperkirakan mencapai level 4.500-4.875 dengan asumsi rata-rata pertumbuhan laba bersih para emiten berada di kisaran 20%-30%. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top