Saham Eropa perpanjang pencapaian indeks tertinggi 2 tahun

LONDON: Saham eropa menguat untuk hari keenam, memperpanjang level 2 tahun tertinggi, setelah China membatalkan peningkatan suku bunga walaupun tengah terjadi inflasi.
Yusuf Waluyo Jati | 14 Desember 2010 00:56 WIB

LONDON: Saham eropa menguat untuk hari keenam, memperpanjang level 2 tahun tertinggi, setelah China membatalkan peningkatan suku bunga walaupun tengah terjadi inflasi.

Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,3% menjadi 276,99 pada 4:30 waktu London. Indeks acuan tersebut telah naik 2,2% sepanjang 6 hari terakhir, mencatatkan rekor tertinggi sejak September 2008, dipicu menguatnya kepercayaan konsumen AS ke enam bulan tertinggi dan ditengah meredanya kekhawatiran akan krisis Eropa."Indeks tengah bereli yang ditenggarai penundaan kenaikan suku bunga China. Peningkatan suku bunga telah terprediksi mengingat tingkat inflasi yang tengah dialami China. Pasar masih cenderung lemah, jadi harus tetap berhati-hati," ucap Richard Hunter, kepala ekuitas Hargreaves Lansdown Plc. Di London.Bank Rakyat China, yang minggu lalu menaikkan syarat rasio cadangan bank sebesar 0,5 %, batal meningkatkan suku bunga walaupun indeks angka konsumen naik tercepat di sepanjang 2 tahun November lalu."Indeks acuan Eropa terangkat di 15 dari 18 pasar. DAX bertambah 0,3%, FTSE 100 terangkat 0,8%, CAC 40 tergerek 0,9%.Kazakhmys naik 4,1% menjadi 1.592 pence. Xstrata Plz. terangkat 1,4% menjadi 1.461,5 dan Rio Tinto bertambah 1,9% menjadi 4.479 pence setalah harga tembaga melonjak di London Metal Exchange.Wellstream bereli 5,8% menjadi 790 pence setelah General Electric setuju untuk membeli pemasok layanan daerah pertambangan minyak yang fokus di Brazil tersebut dengan harga 780 pence per lembar saham ditambah dividen khusus sebesar 6 pence per lembar.Intercell AG anjlok 41% menjadi 10 euro setelah percobaan vaksin untuk mencegah diare bagi para wisatwan gagal menyelamatkan dua pasien penelitian. Deutsche Bank AG memotong rekomendasi perusahaan berbasis di Wina tersebut menjadi "sell" dari "buy". (t05/msw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top