S&P naikkan outlook obligasi Thailand

BANGKOK: Standard & Poors Ratings Services (S&P) menaikkan outlook peringkat obligasi pemerintah Thailand dari negatif menjadi stabil karena pertimbangan implementasi kebijakan fiskal yang hati-hati."Gangguan ekonomi riil Thailand dan kondisi fiskal
News Editor
News Editor - Bisnis.com 09 Desember 2010  |  10:51 WIB

BANGKOK: Standard & Poors Ratings Services (S&P) menaikkan outlook peringkat obligasi pemerintah Thailand dari negatif menjadi stabil karena pertimbangan implementasi kebijakan fiskal yang hati-hati."Gangguan ekonomi riil Thailand dan kondisi fiskal pemerintah hanya sedikit meskipun diguncang ketidakpastian politik dan iklim kebijakan yang tidak stabil," tulis S&P dalam siaran pers, hari ini. Peringkat obligasi negara valas berada di level BBB+/A-2, sedangkan yang berdenominasi baht A-/A-2.Peringkat BBB+, terendah ketiga dalam level investasi, telah diberikan sejak Agustus 2004. Peringkat ini memosisikan negeri Gajah Putih di atas Vietnam, Indonesia dan Filipina. "Creditworthiness Thailand disokong oleh posisinya sebagai net creditor, manajemen fiskal yang hati-hati, dan utang netto pemerintah yang relatif rendah," tambah S&P. Perusahaan pemeringkat itu juga memperkirakan cadangan devisa Thailand akan melampaui US$170 miliar pada akhir 2010 yang bisa berfungsi sebagai pengaman dari goncangan ekonomi dan keuangan.Outlook peringkat surat utang pemerintah Thailand sebelumnya telah ditingkatkan Moodys Investors Service dari negatif menjadi stabil pada 28 Oktober. Pada pekan lalu, Moodys juga memasukkan peringkat surat utang pemerintah RI ke dalam status review, yang artinya berpotensi ditingkatkan. Pada Juni, outlook telah dinaikkan menjadi positif. Surat utang pemerintah valas dan rupiah diberi peringkat Ba2 oleh Moodys, setelah pada September 2009 diperbaiki 2 level di bawah peringkat investasi. (dea/bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top