Asing Net Buy Lebih dari Rp1,6 Triliun, IHSG Makin Kinclong

Aksi pelepasan kepemilikan saham oleh investor asing terpatahkan pada perdagangan hari ini, Selasa (4/12/2018).
Renat Sofie Andriani | 04 Desember 2018 20:00 WIB
Pengunjung berbincang di depan monitor perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/9/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi pelepasan kepemilikan saham oleh investor asing terpatahkan pada perdagangan hari ini, Selasa (4/12/2018).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan aksi beli bersih atau net buy senilai sekitar Rp1,65 triliun, setelah dua hari mencatatkan aksi jual bersih (net sell).

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 1,78 miliar lembar saham senilai Rp5,68 triliun. Adapun aksi jual investor asing tercatat 1,06 miliar lembar saham senilai sekitar Rp4,02 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa mencapai Rp10,89 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 12,59 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memperpanjang penguatannya pada perdagangan akhir perdagangan hari kedua berturut-turut.

IHSG ditutup menguat 0,56% atau 34,54 poin di level 6.152,86 level penutupan tertinggi baru sejak 24 April. Pada perdagangan Senin (3/12/2018), IHSG mampu rebound dan berakhir menguat 1,03% atau 62,20 poin di posisi 6.118,32.

IHSG mulai melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik tipis 0,01% atau 0,31 poin di level 6.118,63 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG konsisten bergerak positif di kisaran 6.118,47 – 6.152,86.

Enam dari sembilan sektor berakhir di teritori positif, dipimpin sektor industri dasar (+1,66%) dan infrastruktur (+1,63%). Adapun tiga sektor lainnya menetap di zona merah, dipimpin pertanian yang melemah 1,01% sekaligus membatasi kenaikan IHSG hari ini.

Dari 618 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 187 saham menguat, 22 saham melemah, dan 209 saham stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang naik 1,55% dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang naik 2,16% menjadi pendorong utama terhadap penguatan IHSG pada akhir perdagangan.

Berikut ringkasan perdagangan saham oleh investor asing:

4 Desember

Rp1,65 triliun

Net buy

3 Desember

Rp776,76 miliar

Net sell

30 November

Rp1,4 triliun

Net sell

29 November

Rp690,89 miliar

Net buy

28 November

Rp235,28 miliar

Net sell

27 November

Rp155,89 miliar

Net buy

26 November

Rp199,17 miliar

Net buy

23 November

Rp139,07 miliar

Net sell

22 November

Rp218,87 miliar

Net buy

21 November

Rp587,04 miliar

Net sell

 SumberBursa Efek Indonesia, 2018

 

Tag : IHSG, transaksi saham
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top