Profindo Sekuritas Indonesia: Rekomendasikan Beli Saham ERAA dan CTRA

Profindo Sekuritas Indonesia memprediksi secara teknikal, indeks membentuk evening doji star candlestick pattern mengindikasikan potensi melemah.
Mia Chitra Dinisari | 04 Desember 2018 08:50 WIB
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA- Profindo Sekuritas Indonesia memprediksi secara teknikal, indeks membentuk evening doji star candlestick pattern mengindikasikan potensi melemah.

Analis Yuliana mengatakan hal tersebut karena indikator stochastic berada di area overbought. Sehingga diperkirakan indeks pada hari ini bergerak mixed melemah terbatas dengan range pergerakan 6.087-6.149.

Adapun saham yang diperhatikan adalah ERAA (buy), INTP (SoS), JSMR (Acc buy), BBNI (SoS), TLKM (Acc buy), CTRA (buy).

IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat tajam didorong menguatnya sektor pertambangan, property, dan agri yang dipicu oleh naiknya harga komoditas.

Saham penopang kenaikan Indeks yakni UNVR dan BMRI sedangkan saham penekan Indeks adalah BBCA dan ICBP. Asing mencatatkan net sell sebesar Rp 776 miliar dengan saham ITMA dan BBNI menjadi net top seller, sedangkan saham TKIM dan PTBA menjadi net top buyer.

Berikut sentimen penggerak IHSG hari ini

Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat kompak ditutup menguat dikarenakan investor menyambut keputusan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping untuk menunda pemberlakuan tambahan tarif baru dan akan kembali berunding dalam waktu 90 hari.  Adapun, Pemerintah AS tidak akan meningkatkan tarif senilai US$ 200 miliar dari barang-barang China atau menjadi 25 persen seperti yang diumumkan sebelumnya. Sementara,  China setuju untuk membeli sejumlah produk pertanian, energi, industri dan barang lainnya. Dow Jones +1.13%, S&P 500 +1.09%, dan Nasdaq +1.51%.

Bursa Eropa juga berakhir menguat dipicu sentiment positif hasil pertemuan antara AS dan China di KTT G20. Meredanya ketegangan perang dagang tersebut membuat saham sektor sumber daya alam dan otomotif memimpin kenaikan indeks di bursa Eropa.  Dax +1.85%, CAC 40 +1.00%, FTSE 100 +1.18%, dan Stoxx 600 +1.03%.

Harga minyak mentah ditutup menguat hampir mencapai empat persen dipengaruhi sentiment positif meredanya ketegangan perang dagang yang sebelumnya sempat membebani perdagangan global dan memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi. Selain itu, kenaikan harga minyak  juga dipicu rencana pemotongan produksi minyak di provinsi Alberta, sebesar 8,7 persen, atau 325.000 bpd, untuk mengatasi adanya hambatan pipa yang menyebabkan penyimpanan minyak mentah meningkat.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top