3 Emiten Kontraktor Tambang Moncer, INTP Cetak Kenaikan 7%

Berita tentang kinerja emiten kontraktor tambang serta pertumbuhan penjualan PT Indocement Tunggal Prakrasa Tbk. menjadi sorotan media nasional hari ini, Senin (26/11/2018).
Renat Sofie Andriani | 26 November 2018 09:00 WIB
Alat berat dioperasikan untuk membongkar muatan batu bara dari kapal tongkang, di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/4/2018). - JIBI/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Berita tentang kinerja emiten kontraktor tambang serta pertumbuhan penjualan PT Indocement Tunggal Prakrasa Tbk. menjadi sorotan media nasional hari ini, Senin (26/11/2018).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

3 Emiten Kontraktor Tambang Moncer. Tiga emiten yang menjalankan bisnis kontraktor tambang, PT United Tractors Tbk. (UNTR), PT Samindo Resources Tbk. (MYOH), dan PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID) mencetak kinerja positif sepanjang 10 bulan pertama 2018. (Bisnis Indonesia)

INTP Cetak Kenaikan 7%. Volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. tumbuh 7% secara tahunan untuk periode Januari—Oktober 2018. (Bisnis Indonesia)

Efisiensi Topang Margin CARS. Emiten diler dan perbengkelan PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. menyebut hingga akhir tahun perseroan menggenjot efisiensi usaha sehingga dapat memaksimalkan pertumbuhan laba bersih pada 2018. (Bisnis Indonesia)

MIKA Jajaki Akuisisi 2 RS. Emiten rumah sakit, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. tengah menjajaki opsi akuisisi rumah sakit untuk meningkatkan pendapatan perseroan. Investor Relation Mitra Keluarga Aditya Widjaja menuturkan perseroan masih melakukan negosiasi untuk mengakuisisi dua rumah sakit. (Bisnis Indonesia)

WIKA Memuluskan Proyek Kereta Cepat. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. memastikan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang menghubungkan Jakarta-Bandung jalan terus. Perusahaan pelat merah ini bahkan siap membangun pabrik sementara untuk memproduksi girder dan beton. (Kontan)

Bank Mandiri Jual 40% Saham MAGI ke AXA Asia. PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) telah menjual sebanyak 40% saham PT Mandiri Axa General Insurance (MAGI) kepada mitra strategisnya, PT AXA Asia. Penjualan tersebut membuat laporan keuangan MAGI tidak lagi dikonsolidasikan dalam Bank Mandiri. (Investor Daily)

Tag : kinerja emiten, aksi emiten
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top