Mirae Asset Sekuritas: Potensi Kenaikan Lanjutan Rupiah Dongkrak Harga SUN 

Mirae Asset Sekuritas memperkirakan harga Surat Utang Negara atau SUN di pasar sekunder akan kembali meningkat.
Emanuel B. Caesario | 16 November 2018 10:41 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Mirae Asset Sekuritas memperkirakan harga Surat Utang Negara atau SUN di pasar sekunder akan kembali meningkat. 

Dhian Karyantono, Analis Fixed Income Mirae Asset Sekuritas, mengatakan bahwa faktor utama yang mendasari proyeksi kenaikan harga SUN di pasar sekunder adalah forecast apresiasi rupiah terhadap dolar AS hari ini pascakenaikan tidak terduga BI-7DRRR. 

Hal tersebut akhirnya meminimalkan dampak negatif dari global terkait perkembangan Brexit. Beberapa Menteri dalam Kabinet Theresa May mengundurkan diri karena tidakpuas atas proses Brexit. Kondisi itu memicu anjloknya poundsterling terhadap dolar AS sebesar 1,69% ke level £0,78 sehingga mendorong indeks dolar AS naik ke kisaran 96,93 poin (sebelumnya di kisaran 96,80 poin). 

Selain itu, perkembangan Brexit mendorong minat terhadap aset safe haven seperti US Treasury sehingga mendorong yield US Treasury khususnya tenor 10 tahun turun ke level 3,11% (sebelumnya 3,13%).

Hal ini sekaligus menghilangkan dorongan kenaikan yield US Treasury pascarilis data penjualan ritel AS per Oktober 2018 yang meningkat signifikan sebesar 0,8% (MoM) dibandingkan konsensus pasar sebesar 0,5% (MoM).

"Dengan proyeksi kenaikan harga SUN hingga awal pekan depan, kami merekomendasikan buy dalam aksi short-term trading beberapa seri yang tergolong likuid seperti FR0063, FR0064, FR0077, FR0065, dan FR0072," katanya dalam riset harian, Jumat (16/11/2018).

Berikut ini proyeksi rentang pergerakan harga dan imbal hasil seri-seri acuan SUN hari ini:

FR0063 (15 Mei 2023): 91,30 (7,96%) - 91,70 (7,85%)
FR0064 (15 Mei 2028): 87,25 (8,07%) - 87,80 (7,98%)
FR0065 (15 Mei 2033): 86,00 (8,30%) - 86,60 (8,22%)
FR0075 (15 Mei 2038): 90,70 (8,48%) - 91,20 (8,43%)


Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan menguat di rentang Rp14.473 – Rp14.665.

REVIEW (15 November 2018)
-PRICE OF INDONESIA GOVERNMENT BONDS-
FR0063: +5,30       bps to 91,29 (7,97%)
FR0064: -7,60        bps to 87,25 (8,07%)
FR0065: +26,50     bps to 85,94 (8,31%)
FR0075: +76,30     bps to 90,67 (8,49%)


-YIELD OF GLOBAL BONDS-
UST 2yr:    -0,012       point to 2,86%
UST 5yr:    -0,019       point to 2,94%
UST 10yr:  -0,015       point to 3,11%
UST 30yr:  -0,007       point to 3,36%
German Bund 10yr: -0,04 point to 0,36 %
UK Gilt 10yr:  -0,014  point to 1,37%


-CDS OF INDONESIA BONDS-
CDS 2yr:   +0,35 %    to  71,23 
CDS 5yr:   -0,95%      to 146,05
CDS10yr:  +0,30%     to  223,10


-CRUDE OIL PRICES -
WTI:   +0,37%      to $56,46 per barrel 
BRENT: +0,76 %   to $66,62 per barrel

Tag : Obligasi, sun
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top