Minyak Mentah Rebound, Harga Karet Reli Hari Keempat

Harga karet berhasil memperpanjang kenaikannya pada akhir perdagangan hari keempat berturut-turut, Jumat (14/9/2018), seiring dengan rebound harga minyak mentah.
Renat Sofie Andriani | 14 September 2018 15:34 WIB
Petani memanen getah karet di Muaro Jambi, Jambi, Sabtu (13/5). - Antara/Wahdi Septiawan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet berhasil memperpanjang kenaikannya pada akhir perdagangan hari keempat berturut-turut, Jumat (14/9/2018), seiring dengan rebound harga minyak mentah.

Harga karet untuk pengiriman Februari 2019, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup naik 0,18% atau 0,30 poin di posisi 167,90 yen per kg.

Pagi tadi harga bahan utama pembuatan ban ini dibuka dengan penguatan 0,72% atau 1,20 poin di posisi 168,80, setelah berakhir menguat 0,30 poin atau 0,18% di 167,60 yen per kg pada perdagangan Kamis (13/9).

Meski menguat, kenaikan harga karet pada akhir perdagangan hari ini dibatasi kekhawatiran ekspansi stok komoditas ini di China.

“Kontrak berjangka karet dibatasi kekhawatiran bahwa stok di China dapat tetap bertambah akibat melambatnya permintaan dari produsen ban,” terang Kazuhiko Saito, Analis perusahaan broker Fujitomi, seperti dikutip dari Bloomberg.

Jumlah stok karet yang dimonitor oleh Shanghai Futures Exchange dilaporkan meningkat menjadi 554.719 ton pekan lalu, tertinggi sejak setidaknya tahun 2003.

Sementara itu, penjualan mobil China turun untuk bulan ketiga berturut-turut saat memanasnya perselisihan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) berikut melambatnya pertumbuhan ekonomi mengancam mengakhiri ekspansi pasar kendaraan.

Penjualan ritel mobil, SUV, dan MPV turun 7,4% menjadi 1,76 juta unit pada Agustus, menurut China Passenger Car Association dalam pernyataannya pada Senin (10/9).

Pada saat yang sama, tambah Saito, reli minyak mentah yang terhenti mendorong meredanya spekulasi bahwa harga karet sintetis dapat naik.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak WTI kontrak Oktober 2018 berakhir anjlok 2,53% di level US$68,59 per barel pada Kamis (13/9). Namun, WTI hari ini mampu rebound dan terpantau menguat 0,66% atau 0,45 poin ke level US$69,04 pada pukul 14.52 WIB.

Berbanding terbalik dengan karet Tocom, di Shanghai Futures Exchange, harga karet untuk pengiriman Januari 2019 tergelincir dan berakhir terkoreksi 0,08% atau 10 poin di posisi 12.335 yuan per ton, setelah menguat dua hari berturut-turut sebelumnya.

Pergerakan Harga Karet Kontrak Februari 2019 di Tocom

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

14/9/2018

167,90

+0,18%

13/9/2018

167,60

+0,18%

12/9/2018

167,30

+0,36%

11/9/2018

166,70

+0,48%

10/9/2018

165,90

0%

Sumber: Bloomberg

Tag : harga karet, Harga Minyak
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top