Prediksi IHSG Selasa (21/8/2018): Indeks Berpeluang Menguat Terbatas, Cermati Saham Berikut!

Indeks harga saham gabungan diproyeksikan menguat terbatas pada sesi perdagangan hari ini melanjutkan hasil perdagangan perdana pekan ini.
M. Nurhadi Pratomo | 21 Agustus 2018 00:30 WIB
Pengunjung mengamati papan monitor yang menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/7/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA--Indeks harga saham gabungan diproyeksikan menguat terbatas pada sesi perdagangan hari ini melanjutkan hasil perdagangan perdana pekan ini.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau sejak sesi pembukaan perdagangan, Senin (20/8). Hingga penutupan, indeks mendarat di level 5.892,192 atau menguat 108,394 poin.

Equity Technical Analyst Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan bahwa mengawali akhir pekan bursa Asia ditutup bervariasi. Indeks Nikkei dan Indeks TOPIX masing-masing mengalami koreksi 0,32%.

Sebaliknya, Indeks HangSeng menguat 1,14% disusul Indeks CSI 1,17% dan Indeks KOSPI 0,4%.

Lanjar menjelaskan bahwa IHSG memiliki pola bullish kicker signal setelah dibuka gap up di atas resistance MA5 secara teknikal. Kendati demikian, penguatan indeks seakan tertahan resistance MA50 dengan ditutup sedikit di bawah level tersebut.

Indikator stokastik, sambungnya, membentuk pola golden cross di area oversold dengan momentum indikator RSI yang terlihat berbalik arah dengan kekuatan momentum yang tidak begitu optimis. Pihaknya memproyeksikan indeks bergerak dengan level support 5.887 dan resistance 5.964.

“Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak menguat tertahan kembali menguji MA50 hingga MA20 mendekati level psikologis 6.000,” tulisnya dalam riset yang dikutip, Senin (20/8/2018).

Untuk sesi perdagangan hari ini, Reliance Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham AKRA, ANTM, BBNI, BSDE, HRUM, INDY, MAPI, RALS, LPCK, MEDC, dan ADHI.

Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg support pertama dan kedua memiliki rentang level 5.844,043 hingga 5.795,895. Sementara, resistance pertama dan kedua berada di kisaran 5.929,836 hingga 5.967,480.

Nafan menyebut berdasarkan indikator MACD masih membentuk pola dead cross di area negatif. Akan tetapi, stokastik dan RSI telah berada di area netral.

“Terlihat pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pergerakan indeks saham sehingga indeks berpeluang menuju ke area resistan,” paparnya.

Adapun, Binaartha Sekuritas memberikan rekomendasi saham yang dapat dicermati yakni ADHI, GJTL, ISAT, KRAS, WSKT, dan WTON.

Tag : IHSG
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top