Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indeks Kospi Kompak Melemah Bersama Won

Pergerakan indeks Kospi Korea Selatan kembali tergelincir ke zona merah dan terkoreksi pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Kamis (12/4/2018), saat kinerja mata uang won terdepresiasi.
Bursa Korea Kospi/Reuters
Bursa Korea Kospi/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks Kospi Korea Selatan kembali tergelincir ke zona merah dan terkoreksi pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Kamis (12/4/2018), saat kinerja mata uang won terdepresiasi.

Kospi berakhir turun 0,06% atau 1,51 poin di level 2.442,71, setelah sempat rebound saat dibuka di zona hijau dengan kenaikan 0,28% atau 6,73 poin di posisi 2.450,95. Pada perdagangan Rabu (11/4), Kospi berakhir di zona merah dan melemah 0,27% atau 6,52 poin di posisi 2.444,22.

Sebanyak 363 saham menguat, 354 saham melemah, dan 53 saham stagnan dari 770 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi pada akhir perdagangan hari ini.

Sejumlah saham terpantau membebani pergerakan Kospi pada akhir perdagangan hari ini, di antaranya SK Chemicals Co. Ltd. (-0,47%) dan Cuckoo Homesys Co. Ltd. (-5,08%).

Di sisi lain, saham Dong Ah Tire & Rubber Co. Ltd./New dan KC Tech Co. Ltd. yang masing-masing menguat 3,56% dan 0,69% berada di antara saham yang bergerak positif dan membatasi pelemahan Kospi.

Sementara itu, saham Samsung Electronics Co., berhasil rebound dan mengakhiri pergerakannya hari ini dengan kenaikan 0,29% atau 7.000 poin di posisi 2.450.000 won, setelah tertekan di zona merah dua hari berturut-turut sebelumnya.

Sejalan dengan Kospi, nilai tukar won berakhir melemah 0,30% atau 3,17 poin di level 1.069,55, mematahkan apresiasi selama tiga hari berturut-turut.

Pergerakan Indeks KOSPI

Tanggal

Level

Perubahan

12/4/2018

2.442,71

-0,06%

11/4/2018

2.444,22

-0,27%

10/4/2018

2.450,74

+0,27%

9/4/2018

2.444,08

+0,60%

6/4/2018

2.429,58

-0,33%

 Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper