Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mandom Indonesia (TCID) Genjot Pasar Ekspor

PT Mandom Indonesia Tbk. akan menggenjot pasar ekspor pada tahun ini. Perusahaan yang memproduksi perlengkapan kosmetik ini akan meningkatkan penjualan ke negara-negara Mandom Group.
Gedung Mandom Indonesia. /mandom
Gedung Mandom Indonesia. /mandom

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mandom Indonesia Tbk. akan menggenjot pasar ekspor pada tahun ini. Perusahaan yang memproduksi perlengkapan kosmetik ini akan meningkatkan penjualan ke negara-negara Mandom Group.

"Kami juga akan memperkenalkan lebih banyak produk yang sukses di domestik ke negara yang memiliki karakter yang sama dengan Indonesia," kata Direktur Mandom Indonesia Effendi Tandi dalam materi public expose yang dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (11/4/2018).

Pada tahun lalu, porsi ekspor emiten berkode saham TCID ini mencapai 23,7% yakni senilai Rp640,43 miliar dengan destinasi utama negara-negara di kawasan Timur Tengah, Malaysia, serta India.

Penjualan ekspor ke Malaysia pada tahun lalu mencatatkan pertumbuhan double digit yang signifikan didukung oleh pertumbuhan produk Gatsby Styling Pomade dan Pixy.

Adapun untuk pasar India, penjualan perseroan tumbuh hingga 24,5% yang sebagian besar dikontribusikan oleh produk kategori hair styling khususnya Gatsby Hair Wax dan Gatsby Hair Gel.

Sementara itu, untuk pasar dalam negeri perseroan mengandalkan produk-produk fast moving. Tahun lalu, total penjualan TCID di dalam negeri mencapai Rp2,06 triliun.

Adapun secara total penjualan bersih perseroan Rp2,7 triliun. Angka tersebut naik sebesar 7,12% dibandingkan tahun sebelumnya yang senilai Rp2,52 triliun.

Sementara itu, laba bersih tahun berjalan perseroan tahun lalu tercatat mencapai Rp179,12 miliar, naik sebesar 10,53% dibandingkan dengan torehan pada 2016 yang tercatat senilai Rp162,05 miliar.

Di sisi lain, jumlah aset perseroan juga meningkat menjadi Rp2,36 triliun pada tahun lalu, naik sebesar 8,05% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni senilai Rp2,18 triliun. Jumlah aset lancar per akhir tahun lalu tercatat Rp1,27 triliun dan aset tidak lancar mencapai Rp1,08 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Tegar Arief
Editor : Ana Noviani
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper