Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Matahari Putra Prima Angkat CEO dan Presiden Baru

PT Matahari Putra Prima Tbk. mengangkat CEO dan presiden direktur baru sebagai strategi mendorong pertumbuhan kinerja.
Hypermart milik PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA)
Hypermart milik PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA)

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Matahari Putra Prima Tbk. mengangkat CEO dan presiden direktur baru sebagai strategi mendorong pertumbuhan kinerja.

Dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Kamis (5/4/2018), perseroan menunjuk Elliot J. Dickson sebagai CEO dan Djamel Derguini sebagai presiden direktur. MPPA adalah perusahan yang mengelola Hypermart, SmartClub, Foodmart Primo, Foodmart Fresh, Boston, dan FMX.

Perseroan menyatakan keputusan ini diambil demi mengukuhkan posisi Matahari Putra Prima (MPPA) sebagai grup hipermarket terkemuka di Indonesia. Sekaligus juga untuk mempertegas komitmen pemegang saham untuk prospek perusahaan ke depannya.

"Kami sangat antusias untuk prospek perseroan ke depan dan sangat bangga menyambut Elliot Dickson sebagai CEO. Beliau memiliki visi dan kepemimpinan yang kuat dan piawai, semangat pelayanan sepenuh hati kepada konsumen dan kemampuan eksekusi yang dibutuhkan untuk membuat MPPA sebagai perusahaan ritel terdepan dalam situasi kondisi perubahan yang cepat ini," papar Presiden Komisaris MPPA John Bellis.

Saat ini, MPPA mengoperasikan lebih dari 259 gerai multiformat di seluruh Indonesia. Perseroan memproyeksi kinerja bakal bertumbuh didukung oleh prinsip price leadership, omnichannel, efisiensi operasional, dan folus terhadap perubahan tren gaya hidup serta aspirasi konsumen.

Adapun Dickson adalah warga AS yang sudah memiliki pengalaman selama puluhan tahun di dunia ritel. Jabatan terakhirnya adalah COO Walmart di China yang bertanggung jawab atas 412 gerai hipermarket beromzet total US$8 miliar.

"Peluang ritel di Indonesia sangat potensial. Saya sangat antusias memimpin perseroan dan bekerja sama dengan tim manajemen yang ada untuk membuat MPPA sebagai peritel terkuat di Indonesia," tuturnya.

Sementara itu, Derguini merupakan warga negara Prancis yang telah bergabung dengan MPPA sejak 2014. Posisi terakhirnya adalah COO MPPA.

"Saya akan terus mengkontribusikan seluruh kemampuan dan komitmen saya kepada perseroan dan akan bekerja sama dengan Elliot untuk meraih semua peluang ke depan," terangnya.

Dihubungi terpisah, Corporate Secretary MPPA Danny Kojongian menerangkan perubahan ini tidak mengubah komposisi direksi perseroan. Pasalnya, pengangkatan Dickson dan Derguini bukan dilakukan di level direksi tapi di level manajemen.

"Di direksi tidak ada perubahan saat ini," tuturnya kepada Bisnis.

Selain perubahan ini, perseroan melakukan penambahan modal sebesar Rp800 miliar. Grup Lippo yang merupakan pemegang saham mayoritas perseroan akan bertindak sebagai pembeli siaga.

MPPA mengklaim pendapatan naik rata-rata 37% CAGR selama 12 tahun terakhir. Saat ini, perseroan memiliki 3.168 pemasok dan lebih dari 10.000 karyawan serta mitra kerja.

Berdasarkan catatan Bisnis, MPPA telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham untuk menerbitkan saham baru sebanyak 3 miliar lembar. Nilai nominal rights issue ditetapkan sebesar Rp50 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper