Kementerian BUMN: Manajemen Waskita Karya (WSKT) akan Dirombak

Kementerian Badan Usaha Milik Negara akan merombak manajemen kontraktor pelat merah akibat sejumlah kecelakaan kerja yang terjadi khususnya dalam proyek infrastruktur pemerintah.
M. Nurhadi Pratomo | 28 Februari 2018 21:42 WIB
Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Badan Usaha Milik Negara akan merombak manajemen kontraktor pelat merah akibat sejumlah kecelakaan kerja yang terjadi khususnya dalam proyek infrastruktur pemerintah.

Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Ahmad Bambang menjelaskan bahwa pihaknya akan merombak jajaran direksi, PT Waskita Karya (Persero) Tbk., menyusul serangkaian kecelakaan kerja yang terjadi. Hal itu ditempuh untuk memberikan pelajaran bagi kontraktor pelat merah lainnya.

Ahmad menyatakan pergantian direksi terkait kecelakaan kerja tidak hanya akan berlaku bagi Waskita Karya. Untuk kontraktor pelat merah lainnya, akan menunggu hasil evaluasi.

“Yang lain menunggu hasil auditnya dulu dan rata-rata akan rapat umum pemegang saham pada April [2018],” ujarnya di Jakarta, Rabu (28/2).

Dia mengungkapkan pelajaran yang dapat diambil dari Waskita Karya yakni pertumbuhan ukuran perseroan harus dibarengi dengan peningkatan kemampuan manajemen. Saat ini, di tengah tingginya tuntutan penyelesaian sejumlah proyek infrastruktur, perlu ditingkatkan kapasitas manajemen dalam memantau quality, health, safety, security, and environment (QHSSE).

“Semula yang bertanggung jawab terhadap QHSSE hanya level general manager harus ada level yang lebih tinggi,” jelasnya.

Seperti diketahui, masa jabatan direksi BUMN karya yang akan habis pada tahun ini antara lain Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq dan Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Bintang Perbowo. Masa jabatan keduanya masing-masing akan berakhir pada Juni 2018 dan Mei 2018.

Tag : bumn
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top