Performa Startup Cemerlang, Bursa China Lanjutkan Reli

Reli indeks Shanghai Composite dan CSI 300 di China berlanjut pada akhir perdagangan hari keenam berturut-turut, Senin (26/2/2018), didorong penguatan performa startup seiring dengan ekspektasi adanya manfaat dari usulan penundaan reformasi untuk initial public offering (IPO).
Renat Sofie Andriani | 26 Februari 2018 16:22 WIB
Bursa China SHCI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Reli indeks Shanghai Composite dan CSI 300 di China berlanjut pada akhir perdagangan hari keenam berturut-turut, Senin (26/2/2018), didorong penguatan performa startup seiring dengan ekspektasi adanya manfaat dari usulan penundaan reformasi untuk initial public offering (IPO).

Indeks CSI 300 di Shenzhen yang berisi saham-saham bluechip berakhir menanjak 1,16% atau 47,33 poin di level 4.118,42, setelah pada perdagangan Jumat (23/2) ditutup menguat 0,45% atau 18,36 poin di level 4.071,09.

Sub indeks sektor finansial pada CSI 300 naik 0,41%, sektor bahan konsumen turun 0,14%, indeks real estat melorot 1,6%, dan sub indeks kesehatan menguat 1,55%.

Adapun indeks Shanghai Composite hari ini ditutup menanjak 1,23% atau 40,55 poin di level 3.329,57, setelah pada perdagangan Jumat berakhir menguat 0,63% atau 20,46 poin di level 3.289,02.

Dilansir Reuters, regulator sekuritas terkemuka di China Liu Shiyu mengusulkan untuk menunda tenggat waktu bagi pemerintah untuk mengesahkan mekanisme penawaran umum perdana berbasis pendaftaran sampai 29 Februari 2020, seperti dilaporkan kantor berita resmi Xinhua.

Para pelaku pasar juga terus mencermati dampak amandemen tertentu dalam perumusan konstitusi China.

Sementara itu, Partai Komunis China pada hari Minggu (25/2) mengajukan usulan penghapusan batas masa jabatan seorang presiden yang hanya berlangsung dua periode.

Usulan tersebut pastinya dapat membuka jalan Presiden Xi Jinping untuk tetap menjadi pemimpin negeri tirai bambu setelah masa jabatannya berakhir pada 2023.

“Kemungkinan perpanjangan masa jabatan Xi dapat membantu memastikan stabilitas politik dan akan bagus untuk mempromosikan reformasi ekonomi yang lebih dalam dan lebih luas,” ujar Yang Hongxun, analis investasi Shandong Shenguang, seperti dikutip Reuters.

Pandangan Yang ditegaskan oleh broker Everbright Sun Hung Kai, yang mengatakan kepemimpinan Xi yang lebih kuat dapat membuat implementasi kebijakan lebih efisien, misalnya di tingkat pemerintah daerah dan perusahaan negara (BUMN).

Saham dengan kenaikan persentase terbesar pada indeks Shanghai Composite hari ini adalah Zhongzai Resources and Environment Co. Ltd. (+10,04%), Shanghai Zhongyida Co. Ltd. (+10,02%), dan Pengxin International Mining Co. Ltd. (+10,01%).

Tag : bursa china
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top