Harga Batu Bara Lanjutkan Reli pada Hari Ketiga

Reli harga batu bara berlanjut pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, Selasa (20/2/2018), sejalan dengan penguatan minyak mentah.
Renat Sofie Andriani | 21 Februari 2018 07:53 WIB
Tempat penampungan batu bara. - Bloomberg/Andrew Harrer

Bisnis.com, JAKARTA – Reli harga batu bara berlanjut pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, Selasa (20/2/2018), sejalan dengan penguatan minyak mentah.

Pada perdagangan Selasa, harga batu bara untuk kontrak Januari 2019, kontrak teraktif di bursa komoditas Rotterdam, berakhir menguat 0,29% atau 0,25 poin di US$85,05/metrik ton.

Adapun, pada perdagangan Senin (19/2), harga batu bara kontrak Januari 2019 ditutup melesat 2,29% atau 1,90 poin di level 84,80.

Sejalan dengan batu hitam, harga minyak mentah Amerika Serikat menguat ke level tertinggi dalam dua pekan terakhir pada perdagangan Selasa (20/2), di tengah tanda-tanda meningkatnya permintaan dunia atas minyak mentah AS.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret, yang berakhir pada penutupan Selasa, menguat 0,4% atau 0,22 poin ke level US$ 61,90 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak April yang lebih aktif diperdagangkan di US$61,79.

Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman April 2018 berakhir turun 0,42 poin di level US$65,25 di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London. Minyak patokan global ini diperdagangkan lebih mahal US$3,46 dibandingkan WTI kontrak April.

Dilansir Bloomberg, ekspor minyak mentah Amerika meningkat dalam empat dari lima pekan terakhir, menarik persediaan dari pusat penyimpanan utama di Cushing, Oklahoma, ke terminal pengiriman pesisir.

"Orang-orang melihat pasar yang menuju ke titik keseimbangan antara AS dan pasar eksternal mereka," kata Michael Lynch, presiden Strategic Energy & Economic Research, seperti dikutip Bloomberg.

Minyak mentah bertahan di atas level US$60 per barel di New York setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mitranya telah berhasil mengurangi sebagian besar pasokan yang memicu keruntuhan pasar yang paling buruk dalam beberapa dasawarsa terakhir.

 

Pergerakan harga batu bara kontrak Januari 2019 di bursa Rotterdam

Tanggal                                    

US$/MT

20 Februari

85,05

(+0,29%)

19 Februari

84,80

(+2,29%)

16 Februari

82,90

(+1,53%)

15 Februari

81,65

(-1,33%)

14 Februari

82,75

(+0,91%)

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg

Tag : harga batu bara
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top