Menteri Rini: Harus Ada Direktur yang Bertanggung Jawab Khusus untuk Keselamatan Proyek

Pemerintah akan memulai evaluasi pengerjaan proyek konstruksi dengan mengaudit sejumlah titik pekerjaan yang berlokasi di Jakarta pada tahap awal.
M. Nurhadi Pratomo | 21 Februari 2018 16:12 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) berbincang dengan Menteri BUMN Rini Soemarno di sela-sela peresmian Integrasi Data Perpajakan antara Direktorat Jenderal Pajak dan Pertamina, di Jakarta, Rabu (21/2/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah akan memulai evaluasi pengerjaan proyek konstruksi dengan mengaudit sejumlah titik pekerjaan yang berlokasi di Jakarta pada tahap awal.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan bahwa tim konsultan independen telah mulai melakukan audit terhadap sejumlah proyek konstruksi. Proyek yang berlokasi di Jakarta menjadi prioritas evaluasi yang dilakukan bersama Komite Keselamatan Konstruksi.

Rini menyebut hasil laporan dari audit itu bakal dijadikan bahan evaluasi pengerjaan proyek konstruksi. Hal tersebut juga akan menjadi pertimbangan sanksi yang diberikan kepada kontraktor.

Terkait dengan evaluasi direksi BUMN Karya, dia menyatakan akan menunggu hasil dari evaluasi di lapangan. Pihaknya akan melihat terlebih dahulu kelalaian apa saja yang terjadi di lokasi pengerjaan proyek.

Namun, Rini menegaskan diperlukan adanya direktur yang bertanggung jawab langsung terkait keselamatan kerja.

“Kita akan evaluasi semua dan yang utama kita review terkait keselamatan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (21/2/2018).

Seperti diketahui, Kementerian BUMN menugaskan konsultan independen untuk melakukan evaluasi. Fungsi utama tim tersebut yakni memastikan agar seluruh proyek konstruksi dilaksanakan sesuai standar keamanan terbaik sekaligus menjaga agar setiap tahapan pengerjaan proyek dilaksanakan dengan baik, prudent, dan aman.

Penunjukan konsultan independen akan dilakukan oleh Ketua Umum Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) Budi Harto. Ruang lingkup evaluasi yang akan dilakukan meliputi evaluasi organisasi dan prosedur quality, health, safety, security, dan environment di setiap BUMN Karya dengan target menuju zero fatality

Tag : bumn, Rini Soemarno, kecelakaan konstruksi
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top