Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Waskita Karya (WSKT) Rampungkan Bendungan Raknamo Rp646 Miliar

Korporasi konstruksi dan investasi milik negara, PT Waskita Karya (Persero) Tbk., menyelesaikan proyek pembangunan Bendungan Raknamo di Sungai Noel Puames, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan nilai kontrak Rp646 miliar.
Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk. M. Choliq, menjawab pertanyaan saat paparan kinerja di Jakarta, Senin (18/12)./JIBI-Dwi Prasetya
Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk. M. Choliq, menjawab pertanyaan saat paparan kinerja di Jakarta, Senin (18/12)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Korporasi konstruksi dan investasi milik negara, PT Waskita Karya (Persero) Tbk., menyelesaikan proyek pembangunan Bendungan Raknamo di Sungai Noel Puames, Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan nilai kontrak Rp646 miliar.

Proyek ini merupakan salah satu proyek strategis nasional di kawasan Timur Indonesia yang diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo. Emiten berkode saham WSKT itu menggarap proyek itu sejak 4 Desember 2014.

Konstruksi itu meliputi pekerjaan coverdam, terowongan pengelak panjang 38 meter dengan diameter dalam 4 meter, bendungan utama (tinggi 36 meter, lebar 10 meter, panjang 438 meter) dan pekerjaan spillway.

“Pembangunan dapat diselesaikan lebih cepat dari rencana semula yaitu pada tahun 2019,” kata Direktur Operasi III Waskita Karya Bambang Rianto dalam keterangan tertulis, Rabu (10/1/2018).

Bendungan Raknamo dibangun untuk memenuhi kebutuhan air baku Kupang dan sekitarnya dengan debit 100 liter per detik, dan irigasi lahan pertanian seluas 841 hektar.

Selain itu bendungan ini juga berfungsi sebagai pengendali banjir daerah hilir yang merupakan kawasan pengembangan Kupang, pengembangan pariwisata, serta pembangkit listrik Tenaga Mikro (PLTM) 216,675 kW (1 unit) dan 0.216 MW (per unit).

Daerah luas genangan waduk untuk spillway mencapai elevasi +104,00 meter dari permukaan laut, dan memerlukan tanah seluas 147,30 hektar, serta puncak bendungan mencapai elevasi 110,20 meter dari permukaan laut.

Sementara itu, data teknis Bendungan Raknamo dan bangunan penunjangnya adalah Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 38,34 kilometer persegi, panjang sungai 15,71 kilometer, dan hujan tahunan rata-rata Sta Camplong 1,258 mm.

Bendungan Raknamo diharapkan menjadi “energi baru” bagi masyarakat Kupang dan sekitarnya untuk membangun, memajukan, dan mengembangkan berbagai potensi daerah yang memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Yodie Hardiyan
Editor : Riendy Astria
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper