Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kirana Megatara (KMTR) Optimistis Raih Laba Rp500 Miliar

Emiten penjualan karet PT Kirana Megatara Tbk. (KMTR) optimistis meraih laba bersih Rp500 miliar dan pendapatan Rp11 triliun sampai akhir 2017 seiring dengan membaiknya harga komoditas.
Kelapa sawit./Bloomberg-Taylor Weidman
Kelapa sawit./Bloomberg-Taylor Weidman

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten penjualan karet PT Kirana Megatara Tbk. (KMTR) optimistis meraih laba bersih Rp500 miliar dan pendapatan Rp11 triliun sampai akhir 2017 seiring dengan membaiknya harga komoditas.

Corporate Secretary KMTR Ferry Sidik menyampaikan, pendapatan perusahaan berpotensi menanjak pada 2017 akibat membaiknya harga bahan baku utama. Tahun lalu, harga karet global sempat melemah ke level US$1 per kg, tetapi kini berada di kisaran US$1,4-US$1,5 per kg.

"Kinerja perusahaan memang sangat dipengaruhi pergerakan harga karet global, dan kami cukup nyaman dengan harga di kisaran US$1,4-US$1,5. Karena itu, ketika harga bagus pada tahun ini, kami optimistis mampu meraih laba sekitar Rp500 miliar dan pendapatan Rp11 triliun," tuturnya setelah RUPSLB di Jakarta, Senin (13/11).

Bila target tersebut tercapai, pendapatan dan laba perseroan masing-masing meningkat 43,04% year on year (yoy) dan 144,35% yoy dari realisasi pada 2016 senilai Rp7,69 triliun dan Rp204,62 miliar.

Patokan harga penjualan karet KMTR mengacu kepada Singapore Exchange (SGX). Pada perdagangan Senin (13/11) pukul 17.04 WIB, harga karet TSR20 kontrak teraktif April 2018 naik 2,31% menuju US$1,51 per kg. Sebelumnya pada awal 2017, harga sempat mencapai level US$2 per kg.

Menurut Ferry, pendapatan Rp11 triliun dapat dicapai dengan penjualan sekitar 500 juta kg karet remah. Ketika harga global membaik, perusahaan memang berupaya memacu pemasaran.

Per kuartal III/2017, KMTR menjual 399,48 juta karet olahan, 1,48 juta kg bahan baku karet, dan 5,55 juta kg sawit. Penjualan karet olahan meningkat dari 9 bulan pertama 2016 sejumlah 325,43 juta ton, sedangkan pemasaran bahan baku saat itu masih nol.

Apiknya penjualan per September 2017 membuat pendapatan perusahaan mencapai Rp9,46 triliun, melonjak 71,33% yoy dari sebelumnya Rp5,52 triliun. Laba bersih KMTR pun melesat 224,59% yoy menjadi Rp391,09 miliar dari sebelumnya Rp120,5 miliar.

Sekitar 95% produk KMTR dijual ke pasar ekspor melalui sistem kontrak jangka panjang. Mayoritas pelanggan adalah 13 perusahaan ban raksasa seperti Bridgestone, Goodyear, Michellin, Hankook, Sumitomo, dan lain-lain. "Kami menguasai sekitar 17% pangsa pasar ekspor produk karet di Indonesia," papar Ferry.

Produk tersebut berasal dari 14 pabrik perseroan di Sumatera dan Kalimantan dengan kapasitas produksi 720 juta kg per tahun. Volume tersebut mencakup utilisasi sekitar 70%. Pasokan bahan baku ke pabrik sekitar 98% berasal dari perkebunan eksternal. Adapun luasan kebun milik KMTR sendiri terbilang kecil, karena hanya berkontribusi 1%-2%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Riendy Astria
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper