Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kurs Tengah BI Terdepresiasi 7 Poin, Mayoritas Mata Uang di Asia Tertekan

Bank Indonesia menetapkan kurs tengah di Rp13.499 per dolar AS, terdepresiasi 0,05% atau 7 poin dari posisi Rp13.492 pada Jumat (29/9).
Petugas mengangkut tumpukan uang kertas pada bagian pelayanan perkasan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/6)./Antara-Moch Asim
Petugas mengangkut tumpukan uang kertas pada bagian pelayanan perkasan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/6)./Antara-Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia mematok kurs tengah hari ini, Senin (2/10/2017), di posisi Rp13.499 per dolar AS, terdepresiasi 0,05% atau 7 poin dari posisi Rp13.492 pada Jumat (29/9).

Kurs jual ditetapkan di Rp13.566 per dolar AS, sedangkan kurs beli berada di Rp13.432 per dolar AS. Selisih antara kurs jual dan kurs beli adalah Rp134.

Sementara itu, pergerakan mayoritas mata uang di Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Pelemahan tertajam terhadap dolar AS dialami rupiah yang terpantau turun 47 poin atau 0,35% ke level Rp13.519 per dolar AS pada pukul 11.34 WIB.

Pelemahan tersebut diikuti peso Filipina sebesar 0,31%, yen Jepang dengan 0,26%, dan ringgit Malaysia yang terdepresiasi 0,25%.

Di sisi lain, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama lanjut menguat 0,28% atau 0,263 poin ke 93,339 pada pukul 11.32 WIB.

Kurs Transaksi Bank Indonesia (Rupiah)

2 Oktober

13.499

29 September

13.492

28 September

13.464

27 September

13.384

26 September

13.348

 

 

 

 

Sumber: Bank Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Fajar Sidik
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper