BBRI & BBCA Dorong IHSG di Akhir Sesi I, Saham Sat Nusapersada Paling Ciamik

Sebanyak 167 saham menguat, 132 saham melemah, dan 261 saham stagnan dari 560 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Renat Sofie Andriani | 29 September 2017 12:22 WIB
Pengunjung berdiri di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (26/9). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,83% atau 48,38 poin ke level 5.889,43 di akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (29/9/2017).

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak positif di kisaran 5.851,70 - 5.899,81.

Sebanyak 167 saham menguat, 132 saham melemah, dan 261 saham stagnan dari 560 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi pendorong utama terhadap penguatan IHSG di akhir sesi I.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan support utama sektor finansial (+1,56%) dan aneka industri (+1,18%). Adapun sektor properti dan pertanian masing-masing turun 0,53% dan 0,19%.

Saham BBRI (+3,57%), BBCA (+1,64%), BMRI (+1,52%), dan BBNI (+1,71%) menjadi pendorong utama terhadap penguatan sektor finansial pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Apa saja 10 emiten pendorong utama IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

BBRI

+3,57%

BBCA

+1,64%

UNVR

+1,98%

BMRI

+1,52%

ASII

+1,30%

 

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

PTSN

+33,33%

AKSI

+24,54%

SKBM

+10,20%

BMSR

+10,00%

RMBA

+10,00%

Sumber: Bloomberg

Tag : IHSG
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top