Reliance Sekuritas: IHSG Terkoreksi Jangka Pendek, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG pada hari ini, Senin 25 September 2017 diperkirakan kembali terkonsolidasi namun cenderung terkoreksi jangka pendek dengan rentang pergerakan 5895-5930.
Fajar Sidik | 25 September 2017 05:23 WIB
Karyawan memperhatikan monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (12/9). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - IHSG pada hari ini, Senin 25 September 2017 diperkirakan kembali terkonsolidasi namun cenderung terkoreksi jangka pendek dengan rentang pergerakan 5895-5930.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan menutup pekan mayoritas indeks saham di Asia ditutup melemah dimana Indeks Hang Seng (-0.82%) dan Kospi (-0.74%) memimpin pelemahan disusul Indeks Nikkei (-0.25%) dan Topix (-0.25%) melemah.

Setelah pemangkasan rating utang Tiongkok dan Hong Kong oleh S&P, Korea utara menaikan ancaman terhadap AS hingga membuat investor kembali beralih pada Asset haven.

IHSG (+0.09%) mengakhiri pekan dengan penguatan terbatas 5.13 poin sebesar 5911.71 setelah dibuka cenderung pesimis menanti tingkat suku bunga yang akan diumumkan BI pada akhir pekan lalu.

Ekspektasi BI memangkas suku bunga meningkat pada akhir sesi perdagangan hingga berhasil memberikan dorongan penguatan pada sesi kedua.

Indeks sektor keuangan (+2.57%) optimis menguat dipimpin saham-saham perbankan akibat sentimen BI Rate sedangkan Indek sektor pertambangan (-1.59%) tertekan mengalami koreksi seiring pelemahan komoditas tambang diakhir pekan.

Investor asing tercatat kembali melakukan aksi jual 22.11 Miliar rupiah lebih rendah dari hari-hari sebelumnya pada pekan ini.

Bursa saham di Eropa dibuka terkonsolidasi melihat bursa saham di Asia yang ditutup mayoritas pesimistis. Eurostoxx (+0.10%), FTSE (-0.09%) dan DAX (+0.11%) sedikit berubah tertolong data PMI manufaktur zona Eropa yang naik diatas ekspektasi.

Secara teknikal IHSG mencoba tutup diatas level tertinggi tahun ini dengan mencatatkan harga tertinggi hingga 5928 dan tutup tepat pada resistance level.

Indikator stochastic berpotensi dead-cross pada momentum pergerakan overbought. Pergerakan selanjutnya secara teknikal IHSG akan kembali terkonsolidasi namun cenderung terkoreksi jangka pendek dengan range pergerakan 5895-5930.

Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya AKRA, ANTM, EXCL, TBIG, TINS.

Disclaimer on

Tag : IHSG
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top