Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PLTU Sulbagut-1: TOBA Rencanakan Konstruksi Dimulai Kuartal I/2018

Bisnis.com, JAKARTA Usai mencapai financial close pada pertengahan Juli, anak usaha patungan PT Toba Bara Sejahtra Tbk. (TOBA) yakni PT Gorontalo Listrik Perdana akan memulai konstruksi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Sulbagut-1 pada kuartal I/2018.

Bisnis.com, JAKARTA – Usai mencapai financial close pada pertengahan Juli, anak usaha patungan PT Toba Bara Sejahtra Tbk. (TOBA) yakni PT Gorontalo Listrik Perdana akan memulai konstruksi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Sulbagut-1 pada kuartal I/2018.

Direktur PT Gorontalo Listrik Perdana (GLP) Juli Oktarina mengatakan, penandatangan pembiayaan proyek (project financing) telah dilakukan dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pada 11 Juli 2017. Oleh karena itu, pada 14 Juli 2017, pihaknya bisa menyelesaikan financial close bersama PT PLN (Persero) secara tepat waktu.

Dengan demikian, lanjutnya, seluruh persyaratan telah dipenuhi semua, seperti izin prinsip, tarif, pembebasan lahan, serta kontrak rekayasa, pengadaan dan kontruksi (engineering procurement and construction/EPC).

“Ini prestasi bagi kami karena kami bisa menyelesaikan tepat waktu. Kami akan memulai persiapan kontruksi misalnya dengan mobilisasi peralatan pada 2017 ini,” katanya Senin (31/7/2017).

Dia mengatakan kontruksi PLTU dengan kapasitas 2 x 50 megawatt tersebut akan dimulai pada kuartal I/2018 yang diperkirakan selesai pada akhir 2019 sehingga pada kuartal I/2020, proyek tersebut bisa memasuki fase commisioning. Dengan demikian, pada kuartal II/2020 bisa memulai fase komersial (commercial on date/COD).

Juli menambahkan GLP memiliki masa kontrak 25 tahun untuk memasok listrik dari pembangkit tersebut ke PLN dengan skema build own operate transfer (BOOT). Proyek tersebut, lanjutnya, memiliki nilai investasi US$210 juta hingga US$220 juta dengan menggunakan tipe boiler pulverised coal combustion (PCC) dengan flue gas desulphurisation (FGD) yang bertujuan untuk menekan sulfur.

“Kami berharap dan mohon doa restu agar pembangunan bisa berjalan tepat waktu,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukas Hendra TM
Editor : Achmad Aris
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper