Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Roche Anjlok, Indeks Stoxx Europe 600 Turun 0,3%

Bursa saham Eropa bergerak turun pada awal perdagangan hari ini (Selasa, 6/6/2017), dengan saham Roche Holding AG memimpin pelemahan, setelah perusahaan farmasi asal Swiss tersebut mengumumkan data mengenai studi kanker payudara Aphinity yang mengecewakan analis.
Bursa Eropa/Reuters
Bursa Eropa/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Eropa bergerak turun pada awal perdagangan hari ini Selasa (6/6/2017), dengan saham Roche Holding AG memimpin pelemahan, setelah perusahaan farmasi asal Swiss tersebut mengumumkan data mengenai studi kanker payudara Aphinity yang mengecewakan analis.

Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,3% pada pukul 9.14 pagi waktu London (15.14 WIB).

Pada sesi perdagangan sebelumnya, indeks acuan tersebut turun 0,1% dengan volume yang tipis, di saat perdagangan pasar regional termasuk Jerman dan Swiss ditiadakan karena libur.

Meski demikian, indeks tersebut masih naik 8,2% sepanjang tahun ini, dibantu oleh menurunnya risiko politik yang dirasakan, membaiknya pertumbuhan ekonomi, rebound pada laba perusahaan, dan imbal hasil obligasi yang relatif rendah.

Indeks SMI Swiss turun 0,7%. Sementara itu, indeks FTSE 100 Inggris tergelincir 0,3%, setelah menguat dalam beberapa pekan terakhir seiring pelemahan kinerja pound sterling menjelang digelarnya pemilihan umum di Inggris.

Sementara itu, saham Roche anjlok 4,2%, mencerminkan sapu bersih kapitalisasi pasar senilai sekitar US$10 miliar.

Warga Inggris dijadwalkan akan menggunakan hak suaranya pada 8 Juni setelah Perdana Menteri Theresa May mengumumkan pemilihan jeda tujuh pekan yang lalu.

Dalam sejumlah jajak pendapat, keunggulan Partai Konservatif yang saat ini berkuasa telah menyusut, menyusul tiga serangan teroris mematikan sejak Maret yang ikut membebani warga.

Menurut ahli strategi ekuitas Deutsche Bank AG yang dipimpin oleh Wolf von Rotberg, skenario risiko utama dari pemilu Inggris adalah mayoritas raihan kurang dari 50 kursi, atau pemerintahan minoritas untuk Partai Konservatif, yang berpotensi mempengaruhi sejumlah saham, mulai dari BP Plc. hingga Easyjet Plc.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Fajar Sidik
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper