BURSA AS: Kinerja Emiten Positif, Nasdaq Tembus Level 6.000

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 232,23 poin atau 1,12% ke level 20.996,12, sedangkan indeks Standard & Poors 500 naik 14,46 poin atau 0,61% ke level 2.388,61 dan Nasdaq Composite menguat 41,67 poin atau 0,7% ke 6.025,49.
Aprianto Cahyo Nugroho | 26 April 2017 07:55 WIB
Bursa AS Wall Street - Reuters/Carlo Allegri

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Wall Street menguat pada perdagangan Selasa (25/4/2017) di tengah kinerja emiten yang positif.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 232,23 poin atau 1,12% ke level 20.996,12, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 naik 14,46 poin atau 0,61% ke level 2.388,61 dan Nasdaq Composite menguat 41,67 poin atau 0,7% ke 6.025,49.

Indeks Nasdaq mencapai rekor menembus level 6.000 untuk pertama kalinya, didukung oleh kenaikan di saham berkapitalisasi besar seperti Apple dan Microsoft.

Indeks tersebut pertama kali menyentuh angka 5.000 pada Maret 2000 karena saham teknologi melonjak, sebelum jatuh hampir 80% hingga Oktober 2002.

Sementara itu, indeks S&P 500 menyentuh level tertinggi pada perdagangan kemarin setelah Wall Street Journal memberitakan usulan pajak Presiden Donald Trump yang diperkirakan akan dirilis pada Rabu, yang mencakup penurunan hingga 15% dari 39,6% pada banyak perusahaan yang dioperasikan oleh pemilik langsung.

"Menteri Keuangan Steven) Mnuchin harus memiliki jawaban mengenai perubahan penjelasan kode pajak dengan lebih baik," kata Kim Forrest, analis riset ekuitas senior Fort Pitt Capital Group, seperti dikutip Reuters.

Dia mengatakan bahwa pemotongan pajak atas kemitraan dan bisnis yang dioperasikan pemilik akan menjadi dorongan kuat untuk berinvestasi.

Secara keseluruhan, laba emiten indeks S&P 500 diperkirakan meningkat 11,45 pada kuartal pertama tahun ini, terbesar sejak 2011, menurut Thomson Reuters I /B/E/S.

Di antara saham yang bergerak, Caterpillar ditutup naik 7,9% di level US$104,42 per saham, sedangkan McDonald's melonjak 5,6% ke posisi US$141,70 per saham. Keduanya menguat setelah melaporkan laba yang di atas perkiraan.

Keuntungan hari Selasa dibangun pada reli sehari sebelumnya, yang didorong oleh kemenangan kandidat sentris Emmanuel Macron di putaran pertama pemilihan presiden Prancis. Jajak pendapat menunjukkan bahwa Macron, favorit pasar, kemungkinan akan mengalahkan saingannya yang paling kanan, Marine Le Pen dalam pemungutan suara pada tanggal 7 Mei.

Sekitar 7,31 miliar saham diperdagangkan di bursa Wall Street kemarin, di atas rata-rata harian sebesar 6,4 miliar saham selama 20 sesi perdagangan terakhir.

Tag : wallstreet, bursa as, Donald Trump
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top