WATERFRONT SECURITIES: Rekomendasi Saham BMRI, TLKM, BBCA, ADRO, SMRA, AKRA, ICBP

Waterfront Securities Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (13/4/2017) bergerak di kisaran 5.620-5.677
Linda Teti Silitonga | 13 April 2017 07:58 WIB
Pengunjung mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di salah satu kantor sekuritas di Jakarta, Senin (18/04). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA- Waterfront Securities Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (13/4/2017) bergerak di kisaran 5.620-5.677.

”IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mixed,” kata Octavianus Marbun, Analis PT Waterfront Securities Indonesia dalam rsietnya yang diterima hari ini, Kamis (13/4/2017).

Dikemukakan indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan geopolitik, serta akibat komentar Presiden AS Donald Trump mengenai dollar AS dan suku bunga.

Dalam wawancara dengan Wall Street Journal, Trump menyatakan bahwa dolar AS terlalu kuat dan ingin melihat suku bunga tetap rendah.

Pernyataan tersebut menimbulkan ketidakpastian yang tidak disukai oleh pasar. Sehingga investor beralih pada saham yang defensif dan rendah risiko, seperti saham sektor infrastruktur umum, konsumer dan telekomunikasi. Sedangkan saham sektor industri, komoditas dan keuangan mengalami koreksi terbesar.

Pasar juga khawatir meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dengan Rusia, Suriah dan Korea Utara akan mengalihkan perhatian Trump dari pelaksanaan janjinya, yaitu yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat dengan menurunkan tarif pajak, meningkatkan belanja infrastruktur dan mengurangi regulasi, yang selama ini mendorong reli indeks sejak pemilu 8 November 2016.

“Pasar akan menantikan earning season (musim laporan keuangan) nanti malam,” kata Octavianus.

Waterfront Securities Indonesia merekomendasi saham berikut:

  • BMRI

Pada perdagangan kemarin saham BMRI kembali ditutup menguat pada level 11700. Pergerakan BMRI selanjutnya diperkirakan pada kisaran 11500-11850.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak dapat menembus level resisten pada 11850

  • TLKM

Pada perdagangan kemarin saham TLKM menguat ditutup di level 4150. Pergerakan saham TLKM selanjutnya diperkirakan pada kisaran 4110-4200.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten 4200

  • BBCA

Pada perdagangan kemarin saham BBCA kembali ditutup menguat pada level 17650. Pergerakan saham BBCA selanjutnya diperkirakan pada kisaran 17500-17850.

Rekomendasi Sell on Strength apabila tidak berhasil melewati level resisten 17850

  • ADRO

Pada perdagangan kemarin saham ADRO kembali ditutup menguat pada level 1890. Pergerakan saham ADRO selanjutnya diperkirakan pada kisaran 1850-1910.

Rekomendasi Sell on Strength apabila tidak berhasil melewati level resisten 1910

  • SMRA

Di perdagangan kemarin saham SMRA kembali ditutup menguat pada level 1385. Pergerakan SMRA selanjutnya diperkirakan pada kisaran 1355-1405.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak dapat menembus level resisten pada 1405

  • AKRA

Di perdagangan kemarin saham AKRA kembali ditutup menguat pada level 6400. Pergerakan AKRA selanjutnya diperkirakan pada kisaran 6300-6500.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak dapat menembus level resisten pada 6500

  • ICBP

Pada perdagangan kemarin saham ICBP menguat ditutup di level 8100. Pergerakan saham INDF selanjutnya diperkirakan pada kisaran 8000-8200.

Rekomendasi Sell on Strength jika tidak menembus level resisten 8200

Tag : IHSG
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top