Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Won Pimpin Reli Emerging Markets, Kospi Ditutup Menguat Hari Kedua

Indeks Kospi ditutup menguat 0,97% atau 20,24 poin ke level 2.117,59, setelah dibuka dengan kenaikan 0,24% atau 5,02 poin di posisi 2.102,37.
Mata uang Asia/ilustrasi
Mata uang Asia/ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan bursa saham Korea Selatan berakhir menguat bersama won pada perdagangan hari kedua, Senin (13/3/2017), seiring berlanjutnya pembelian saham oleh investor asing.

Indeks Kospi ditutup menguat 0,97% atau 20,24 poin ke level 2.117,59, setelah dibuka dengan kenaikan 0,24% atau 5,02 poin di posisi 2.102,37.

Sebanyak 371 saham menguat, 328 saham melemah, dan 67 saham stagnan dari 766 saham yang diperdagangkan di indeks Kospi pada akhir perdagangan hari ini.

Saham Woori Bank yang naik tajam 1,84% menjadi pendorong atas penguatan Kospi pada akhir perdagangan hari ini bersama dengan KR Motors Co. Ltd. yang naik 0,38% dan Yuhan Corp. yang menanjak 0,94%.

Saham Samsung Electronics Co. Ltd. turut menguat 1,05% atau 21.000 poin ke posisi 2.030.000 pada pukul 13.17 WIB setelah sempat melanjutkan pelemahannya ke level 2.002.000.

Bersama dengan Kospi, nilai tukar won menguat tajam 1,14% atau 13,15 poin ke posisi 1.144,25, setelah dibuka menguat 0,80% atau 9,25 poin ke 1.148,15 per dolar AS.

Seperti dilansir Bloomberg, won memimpin reli pada mata uang emerging markets di Asia dan mayoritas obligasi pemerintah naik di saat penguatan pada saham regional memperbaiki sentimen risiko.

“Mata uang Asia memulai awal pekan dengan pijakan yang sedikit kuat di saat laporan nonfarm payroll AS tak cukup kuat untuk mendorong dolar AS,” ujar Khoon Goh, kepala riset Asia dari ANZ di Singapura.

 

Pergerakan Indeks KOSPI

Tanggal

Level

Perubahan

13/3/2017

2.117,59

+0,97%

10/3/2017

2.097,35

+0,30%

9/3/2017

2.091,06

-0,21%

8/3/2017

2.095,41

+0,06%

7/3/2017

2.094,05

+0,61%

 Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper