Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Di Tengah Fluktuasi Bursa Asia, IHSG Ditutup Menguat

IHSG ditutup menguat 0,24% atau 13,16 poin ke posisi 5.385,91 setelah pagi tadi dibuka melemah 0,03% atau 1,73 poin di posisi 5.371,02.
Ilustrasi/Dwi Prasetya
Ilustrasi/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (24/2/2017).

IHSG ditutup menguat 0,24% atau 13,16 poin ke posisi 5.385,91 setelah pagi tadi dibuka melemah 0,03% atau 1,73 poin di posisi 5.371,02.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.370,79 – 5.391,26.

Dari 539 saham yang diperdagangkan, sebanyak 136 saham menguat, 162 saham melemah, dan 241 saham lainnya stagnan.

Lima dari sembilan sektor yang tercatat di Bursa Efek Indonesia bergerak di zona hijau, dengan dorongan terbesar dari sektor aneka industri yang menguat 1,044%.

Sejalan dengan penguatan IHSG, indeks Bisnis27 ditutup menguat 0,59% atau 2,73 poin ke posisi 467,75

IHSG menguat di tengah fluktuasi di bursa Asia karena Investor berhati-hati menunggu sentimen dari bank sentral AS dan serta situasi politik global.

Selain kekhawatiran terhadap suku bunga acuan AS dan kebijakan ekonomi Donald Trump, investor juga mengamati perkembangan pemilihan presiden Perancis dan rencana Brexit Inggris.

"Karena pasar menunggu rincian tentang pemotongan pajak AS, komentar pejabat The Fed lebih mungkin memberikan pengaruh pada pasar,” kata Kenji Ueno, manajer portofolio Sompo Japan Nipponkoa Asset Management, seperti dikutip Bloomberg.

"Kebijakan fiskal AS bergerak menuju ekspansi, tetapi pemerintahan mungkin mencoba untuk meredap sejumlah ekspektasi,” lanjutnya.

Di tengah penguatan IHSG, bursa saham di kawasan Asia Tenggara terpantau melemah. Indeks SET Thailand melemah 0,22%%, indeks FTSE Malaysia KLCI turun 0,40%, indeks FTSE Straits Time Singapura merosot 0,76%, dan indeks PSEi Filipina melemah 1,04%

 

Saham-saham pendorong IHSG:

HMSP

+0,77%

ASII

+0,93% 

CPIN

+5,84% 

GGRM

+0,63%

 Saham-saham penekan IHSG:

LPPF

-3,84%

INCO

-5,41% 

BUMI

-7,78% 

EXCL

-2,78%

Sumber: Bloomberg, 2017

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper