Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Waskita Karya (WSKT) Kembali Tambah Modal Waskita Toll Road

Korporasi konstruksi milik negara, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. menambah modal disetor dan ditempatkan secara tunai senilai Rp239,32 miliar kepada anak usaha perseroan, PT Waskita Toll Road.
Pekerja mengerjakan proses pemindahan balok beton ke kapal pengangkut di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (11/1)./Ilustrasi-JIBI-Paulus Tandi Bone
Pekerja mengerjakan proses pemindahan balok beton ke kapal pengangkut di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (11/1)./Ilustrasi-JIBI-Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA - Korporasi konstruksi milik negara, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. menambah modal disetor dan ditempatkan secara tunai senilai Rp239,32 miliar kepada anak usaha perseroan, PT Waskita Toll Road.

Seperti diketahui, Waskita Toll Road merupakan anak usaha Waskita Karya yang secara khusus didirikan untuk melakukan kegiatan usaha di sektor jalan tol. Secara berkelanjutan sejak tahun lalu, emiten berkode saham WSKT itu menambah modal Waskita Toll Road.

“Bersama ini kami juga menyampaikan bahwa adanya peningkatan modal disetor dan ditempatkan kembali secara tunai sebesar Rp48,71 miliar pada WTR dan adanya peningkatan modal dasar WTR menjadi Rp10 triliun,” tulis Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Hadi Susilo dalam surat pengumuman di laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (15/3/2016).

Pada saat ini, Waskita Toll Road mengelola sejumlah ruas jalan tol melalui kepemilikan saham di sejumlah anak perusahaan.

Sejumlah perusahaan itu antara lain PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (porsi kepemilikan 60%), PT Waskita Bumi Wira (48%), PT Solo Ngawi Jaya (40%), PT Ngawi Kertosono Jaya (40%), PT Cinere Serpong Jaya (35%), PT Cimanggis CIbitung Tollways (90%) dan PT Waskita MNC Transjawa Tollroad (99,9%).

Waskita MNC Transjawa Toll Road sendiri memiliki tiga perusahaan yaitu PT Pejagan Pemalang Tol Road (kepemilikan 99,99%), PT Semesta Marga Raya (100%) dan PT Trans-Jawa Paspro Jalan Tol (80%).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Yodie Hardiyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper