Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

INDEKS BEI 8 Oktober: IHSG Berakhir Naik Tipis 0,1% ke Bawah 4.500

Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup naik tipis 0,1% atau 4,3 poin ke level 4.491,43 pada perdagangan Kamis (8/10/2015).
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat dari kaca mata karyawan saat di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (18/8). /Bisnis Abdullah Azzam
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat dari kaca mata karyawan saat di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (18/8). /Bisnis Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup naik tipis 0,1% atau 4,3 poin ke level 4.491,43 pada perdagangan Kamis (8/10/2015).

Penguatan indeks menipis setelah berfluktuasi pada kisaran 4.484,68-4.537,25.

Hal itu terjadi karena tertekan aksi profit taking setelah indeks menguat di atas 6% dalam 3 hari di tengah penantian hasil notulensi FOMC.

Equity Analyst Sucorinvest Achmad Yaki Yamani mengatakan suntikan optimisme dari paket kebijakan III menjaga sentimen positif di bursa saham.

Namun, penguatan itu juga harus berjuang mengatasi tekanan aksi ambil untung pelaku pasar.

“IHSG bergerak berfluktuasi menguat, dibayangi aksi profit taking,” kata Yaki dalam risetnya.

Dari 518 saham yang diperdagangkan, sebanyak  140 saham menguat, 138 saham melemah, dan 241 saham stagnan.

Lima dari sembilan sektor yang tercatat di Bursa Efek Indonesia menguat dipimpin oleh aneka industri 2,47% dan empat lainnya melemah.

Indeks Bisnis 27 juga ditutup naik tipis 0,04% atau 0,15 poin ke level 377,74.

 

Saham-saham pendorong IHSG:

 BBRI

 +1,27%

BBCA 

 +0,77% 

BBNI 

 +2,77% 

MNCN 

 +4,2% 

 

Saham-saham penekan IHSG:

 SMGR

-2,79% 

INTP 

-2,32% 

PGAS 

-2,03% 

ICBP 

-1,79% 

Sumber: Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper