Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bursa Lesu, Perusahaan-perusahaan Ini Tetap Nekat IPO

Di tengah kondisi pasar saham yang lagi menurun, perusahaan yang ada di pipeline IPO saham tetap melanjutkan rencana melantai di bursa.
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat dari kaca mata karyawan saat di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (18/8). / Bisnis Abdullah Azzam
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) terlihat dari kaca mata karyawan saat di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa (18/8). / Bisnis Abdullah Azzam
Bisnis.com, JAKARTA -- Di tengah kondisi pasar saham yang lagi menurun, perusahaan yang ada di pipeline IPO saham tetap melanjutkan rencana melantai di bursa. 
 
Penutupan IHSG sudah berada di bawah 5.000 sejak 9 Juni 2015. Saat itu, IHSG ditutup di posisi 4.899,88. Sejak saat itu, hingga Kamis, (27/8/2015), IHSG sudah merosot 469,25 poin ke 4.430,63.
 
Samsul Hidayat, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), mengatakan sampai saat ini tidak ada satu pun perusahaan dalam pipeline penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) saham yang menunda rencananya. Menurutnya, kondisi saat ii tidak mempengaruhi perusahaan untuk menunda rencana IPO saham. 
 
"Dari data, perusahaan yang sudah melakukan registrasi, tidak ada yang menunda. Bahkan, sudah ada yang tambah," katanya, Kamis, (27/8/2015).
 
Menurut Samsul, beberapa perusahaan malah sudah bertemu dengan direksi bursa untuk menyatakan minat menggelar IPO. Berdasarkan berita Bisnis per 12 Agustus 2015, terdapat lima perusahaan yang ada di dalam pipeline IPO saham. Mereka adalah PT Victoria Insurance, PT Internux, PT Vallianz Offshore Maritim, PT Mitra Komunikasi Nusantara, dan PT Ciputra Residence.
 
Sejak awal tahun hingga medio Agustus 2015 baru 12 emiten mencatatakan diri ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Jumlah itu belum separuh dari target BEI sebanyak 30 emiten baru tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper