Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

WIJAYA KARYA (WIKA) Ajukan Penambahan Modal Rp7,2 Triliun

Kontraktor pelat merah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. mengajukan penyertaan modal negara (PMN) kepada pemerintah sebesar Rp7,2 triliun menyusul 35 BUMN lain yang akan disuntik Rp48,01 triliun.
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Kontraktor pelat merah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. mengajukan penyertaan modal negara (PMN) kepada pemerintah sebesar Rp7,2 triliun menyusul 35 BUMN lain yang akan disuntik Rp48,01 triliun.

Direktur Utama Wijaya Karya Bintang Perbowo mengatakan proposal yang diajukan perseroan kepada pemerintah dalam penyertaan modal negara (PMN) tersebut mencapai total Rp7,2 triliun dalam dua tahap.

"PMN ini kami majukan dengan usulan Rp2,6 triliun dan Rp4,6 triliun masing-masing 2015 dan 2016," ungkapnya dalam konferensi pers, Kamis (29/1/2015).

Dia mengakui, emiten berkode saham WIKA itu diminta oleh pemerintah untuk memajukan target PMN menjadi tahun ini menyusul 35 badan usaha milik negara (BUMN) yang bakal disuntik modal pemerintah sebesar Rp48,01 triliun.

Pembahasan PMN terhadap 35 BUMN di dalam RAPBN-P 2015 itu masih berlangsung di DPR.

Suntikan modal dari pemerintah itu, sambungnya, akan digunakan perseroan untuk menunjang program yang digagas Kabinet Joko Widodo di sektor infrastruktur.

Diantaranya untuk pembangunan pembangkit listrik 35.000 Megawatt, proyek pengadaan air bersih, jalan dan jembatan, termasuk proyek-proyek terkait minyak serta gas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Sukirno
Editor : Rustam Agus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper