SEMEN INDONESIA: SMGR Bangun Kebun Raya

Peringatan hari ulang tahun ke-2 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. dilakukan dengan membangun kebun raya, museum industri dan taman pendidikan terbesar di Gresik Jawa Timur.
Sukirno | 07 Januari 2015 12:06 WIB
SMGR bangun kebun raya - Antara

Bisnis.com, JAKARTA- Peringatan hari ulang tahun ke-2 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. dilakukan dengan membangun kebun raya, museum industri dan taman pendidikan terbesar di Gresik Jawa Timur.

Fasilitas umum tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat untuk rekreasi dan belajar di bekas lahan tambang dan area pabrik Gresik yang sudah tidak dimanfaatkan lagi. Kawasan Heritage yang dibangun diantaranya Botanical Garden (Kebun Raya), Museum dan Education Park.

Plt Dirut Semen Indonesia Suparni mengatakan pembangunan Heritage di kawasan Semen Indonesia ini merupakan inovasi SMGR dalam melestarikan Industri persemenan.

Pembangunan di areal tersebut, sambungnya, karena Pabrik Semen Gresik yang bertempat di Jl Veteran Gresik ini merupakan pabrik semen pertama kali yang diresmikan oleh Presiden RI pertama Soekarno pada 7 Agustus 1957 dengan kapasitas terpasang 250.000 ton semen per tahun.

“Pembangunan akan memakan waktu selama 2 tahun dimulai tahun ini dan selesai tahun 2017," ungkapnya dalam keterangan resmi, Rabu (7/1/2014).

Menurutnya, Semen Indonesia merupakan BUMN pertama yang membangun kawasan industri menjadi Wisata Industri Nasional yang terpadu. Pembangunan Kebun raya, Museum dan Education Park diharapkan menjadi kawasan terpadu dan terolah yang menjawab tuntutan generasi masa kini dan masa mendatang akan fasilitas edukasi yang rekreatif.

Kedepan, katanya, diharapkan wisata industri ini juga menjadi pilihan salah satu wisata menarik yang bisa diselaraskan dengan wisata religi seperti Sunan Giri dan Malik Ibrahim.

“Jadi para wisatawan selain berkunjung ke makam Sunan Giri dan Maulana malik Ibrahim juga bisa berkunjung ke wisata yang dimiliki oleh Semen Indonesia, kami sangat senang jika masyarakat antusias untuk mengunjungi Heritage di kawasan kami”, imbuh Suparni.

Pembangunan kebun raya dilaksanakan di bekas lahan tambang Ngipik dengan luas sebesar 49 Ha, Konsepnya adalah taman budaya dengan tanaman langka, buah langka, tanaman obat dan tanaman penghasil O2 tinggi yang dilengkapi dengan tempat olah raga, tempat pembelajaran, rekreasi, tempat makan, tempat peristirahatan dan lahan penelitian yang mana pengunjung akan terlibat di dalamnya.

Museum dan Education Park dibangun dilokasi bekas pabrik Semen Gresik dengan luas 3,2 Ha. Museum digunakan sebagai tempat untuk pameran tetap benda benda yang patut mendapat perhatian umum seperti peninggalan sejarah, seni, ilmu pengetahuan dan menyimpan barang kuno. Education digunakan untuk aktifitas pembelajaran yang menghasilkan sebuah pengetahuan dan keahlian.

“Museum ini akan difungsikan juga sebagai tempat rekreasi anak dan keluarga yang dilengkapi dengan berbagai mainan, hiburan, tempat istirahat dan resto, jadi kita konsep museum ini sebagai tempat rekreasi yang edukatif dan nyaman bagi keluarga. Selain itu mereka bisa mengetahui bagaimana proses pembuatan semen”. Ujar Suparni

Selain itu juga akan dibangun Universitas International Semen Indonesia dengan luas 1,19 Ha merupakan satu wadah pembelajaran untuk mahasiswa dan mahasiswi seluruh Indonesia bertaraf international yang memiliki 3 Fakultas dan 10 program studi.

Fakultasnya adalah pertama Fakultas Ekonomi bisnis dengan program studi : Manajemen, Akuntasi dan Ekonomi Syariah. Kedua adalah Fakultas Teknologi Indutri dan Agribisnis dengan Program studi, Teknik Kimia, Teknik Logistik, Manajemen rekayasa dan Teknologi Industri pertanian.

Kemudian, ketiga adalah Fakultas Teknologi Informasi dan Desain Kreatif dengan program studi Teknik Informatika, System Informasi dan Desain Komunikasi Visual

Tag : semen indonesia
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top